10 Pemain Legendaris Lazio Sepanjang Masa Bagian 2

Penulis: Vina Enza
Minggu 18 Okt 2020, 20:26 WIB
Lazio dan deretan pemain legendaris sepanjang masa bagian 2

Silvio Piola (foto:leggo)

Ragam Liga Italia: Berikut daftar pemain legendaris Lazio sepanjang masa bagian 2 menyajikan deretan pemain yang menorehkan prestasi bersama Elang Ibukota. Lima pemain dengan penampilan impresifnya selama berkarier bersama Biancocelesti.

Silvio Piola

Silvio Piola memulai kariernya dengan klub sepak bola Italia, Pro Vercelli, di usianya yang ke-17 ia mencetak 13 gol di tahun pertamanya. Pada 1933 Piola mencetak enam gol di kemenangan 7-2 atas Fiorentina di mana ia menorehkan rekor sebagai pemain yang mencetak gol terbanyak dalam satu laga Serie A. Pada 1934 Piola pindah ke Lazio di mana ia menghabiskan sembilan musim.

Bersama tim ibukota Piola menjadi top skor dua kali di Serie A, pada 1937 dan 1943, dan ia dianggap sebagai salah satu striker hebat di masanya dan salah satu pemain terbaik di sepanjang sejarah Italia, ia memenangkan Piala Dunia 1938 bersama Azzurri dengan mencetak dua gol di final. Piola merupakan pemain serba bisa, selain menjadi striker hebat ia juga bisa dimainkan dalam berbagai posisi berbeda seperti di sayap, lini tengah, atau sebagai playmaker kreatif dan second striker.

Giorgio Chinaglia

Giorgio Chinaglia memulai kariernya di Cardiff, Wales di mana ia bermain dengan Swansea Town, pada 1969 ia kembali ke Italia dan bermain untuk Massese, Internapoli dan Lazio. Bersama The Aquile Chinaglia bermain di liga utama musim 1973/74, di mana ia menjadi top skor, ia menjadi pencetak gol produktif di Serie A bersama Biancocelesti.

Di musim pertamanya ia mencetak 12 gol dan di musim keduanya ia mencetak sembilan gol, namun belumlah meyakinkan dan saat Lazio terdegradasi ke Serie B musim berikutnya Chinaglia mencetak 21 gol dan menjadi top skor di kasta kedua liga Italia tersebut, di musim berikutnya ia menyumbangkan sepuluh gol di Serie A akan tetapi The Aquile gagal meraih scudetto kalah dari Juventus di final. Sepanjang musim 1973/74 ia menjadi top skor dengan 25 golnya dan membantu timnya kembali ke Serie A lagi dengan mencetak gol penentu melalui penalti di kemenangan 1-0 atas Foggia.

Giuseppe Signori

Guiseppe Signori memulai kariernya dengan bermain untuk Internazionale, pada 1992 ia bergabung dengan Lazio di mana ia mencapai puncak kariernya, ia menjadi top skor di Serie A sebanyak tiga kali, pada 1993, 1994 dan 1996. Ia mencetak sembilan gol dalam tiga laga pertamanya dengan Biancocelesti termasuk hat-trick melawan Parma. Tidak lama kemudian ia dipanggil timnas Italia, di akhir musim 1992/93 ia menjadi top skor Serie A dengan 26 golnya di liga. Musim berikutnya ia juga memuncaki daftar dengan 23 gol dalam 24 penampilannya.

Signori mencetak 49 gol dalam dua musim dan membantu Lazio meraih posisi empat dan lima, di mana mereka berhak lolos ke Piala UEFA. Signori striker kidal yang cepat dan berdedikasi, ia memiliki tembakan akurat dan kuat. Signori sering dibandingkan dengan Luigi Riva, di awal kariernya ia bermain sebagai winger kiri atau second striker, di mana kecepatannya, teknik luar biasa yang dimilikinya, ia mencetak 44 penalti dari 52 percobaan, membuatnya jadi salah satu eksekutor penalti paling akurat di sepanjang sejarah Serie A.

Tommaso Rocchi

Tommaso Rocchi menghabiskan sebagian besar kariernya dengan Lazio dan menjadi pencetak gol terbanyak keenam sepanjang masa di klubnya, Rocchi memulai karier sepak bolanya di kota kelahirannya Venezia bersama tim muda mereka. Ia memulainya dari tim junior dan pada 1994 bergabung dengan Juventus, Rocchi mulai bermain dengan Biancocelesti di musim 2004/05, ia mencetak gol pertamanya dengan Lazio pada 2004 melawan Brescia di kemenangan 2-0. Di musim tersebut ia juga mencetak hat-trick melawan Leece, ia mengakhiri musim debutnya dengan Lazio dengan mencetak 13 gol dalam 35 penampilannya.

Sepanjang musim 2004/05 di Piala UEFA, Rocchi mencetak dua gol di penampilan perdananya di kompetisi Eropa, ia juga mencetak gol ketiga di kemenangan timnya saat derby della Capitale. Di musim 2007/08, Rocchi melakoni debutnya di Liga Champions dan mencetak gol kemenangan melawan Werder Breemen. Rocchi mencatatkan lebih dari 200 penampilan untuk Lazio dan mencetak 83 gol hingga akhir musim 2008/09.

Simone Inzaghi

Simone Inzaghi mmeulai karier profesionalnya bersama klub kampung halamannya, Piacenza dan pindah ke Lazio pada musim 1999/20 setelah mencetak 15 gol dalam 30 pertandingan. Meski kompetisi sengit harus dihadapinya di Lazio karena mereka memiliki banyak striker berkualitas seperti Marcelo Salas dan Alen Boksic, Inzaghi mendapatkan jaminan menit bermain karena rotasi yang diberlakukan oleh Sven- Goran Eriksson, ia tampil sebanyak 22 dari 34 pertandingan di Serie A saat timnya meraih scudetti dan mencetak tujuh gol, selain itu mereka juga meraih Coppa Italia.

Di Liga Champions Lazio yang sukses melaju ke penyisihan grup pertama dan kedua dan mencapai perempat final, Inzaghi mencetak sembilan dari 11 pertandingan termasuk empat gol dalam pertandingan kontra Marseille di 14 Maret 2000 menyamai rekor kompetisi tersebut yang ditorehkan oleh Marco van Basten sejak 1992. Bersama Biancocelesti secara keseluruhan Inzaghi telah menorehkan 181 penampilan dan menyumbangkan 54 gol di semua kompetisi. Setelah memutuskan pensiun pada 2010 di usianya yang ke-34 ia melanjutkan kariernya sebagai pelatih tim muda Lazio dan dipromosikan sebagai pelatih utama sejak 2016 lalu.

Artikel Tag: Lazio, Piola, Rocchi

2875  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini