RJ Luis Jr Tempuh Jalur Hukum demi Bisa Bermain untuk LSU

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 29 Okt 2026, 08:12 WIB - 96 views
RJ Luis Jr merupakan Pemain Terbaik Big East 2025 saat membela St. John's, kemudian mengikuti NBA Draft 2025 dan tidak terpilih. (Foto: AP)

RJ Luis Jr merupakan Pemain Terbaik Big East 2025 saat membela St. John's, kemudian mengikuti NBA Draft 2025 dan tidak terpilih. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Pengacara RJ Luis Jr meminta hakim di Louisiana melarang Konferensi Southeastern (SEC) menjatuhkan sanksi kepada Louisiana State University (LSU) jika universitas tersebut memasukkan pemain basket itu ke dalam skuadnya.

Permohonan tersebut diajukan di tengah perselisihan mengenai kelayakan Luis untuk bermain di kompetisi basket perguruan tinggi Amerika Serikat.

Petisi itu diajukan pada Selasa (27/10) di pengadilan distrik negara bagian di East Baton Rouge Parish.

Hakim Ronald R. Johnson sebelumnya memberikan putusan sela pada akhir Agustus yang melarang NCAA menghalangi Luis bermain untuk LSU.

Namun, SEC menilai upaya merekrut Luis bertentangan dengan aturan profesionalisme konferensi.

Juru bicara SEC mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya belum memiliki komentar langsung mengenai pengajuan terbaru tersebut.

Dalam perkara federal terkait, SEC sebelumnya menuduh LSU terus mengabaikan aturan profesionalisme konferensi dengan berupaya memasukkan Luis ke dalam skuad.

SEC memiliki aturan yang melarang tim merekrut pemain dengan pengalaman profesional signifikan.

Pada September, konferensi itu memperbarui ketentuan penegakannya.

Komisioner SEC kini memiliki kewenangan untuk menangguhkan pelatih, mendenda universitas hingga sebesar anggaran satu cabang olahraga, serta membatasi hak suara universitas dalam urusan konferensi.

LSU sebelumnya menghadapi persoalan serupa terkait dua pemain football, Dae'Quan Wright dan Zxavian Harris.

Keduanya sempat bergabung dengan klub NFL selama sebagian masa offseason sebelum direkrut kembali oleh pelatih LSU, Lane Kiffin, yang sebelumnya menangani mereka di Ole Miss.

Pada awal September, LSU memutuskan tidak memasukkan kedua pemain tersebut ke dalam skuad football.

Keputusan itu diambil di tengah ancaman bahwa anggota konferensi lainnya dapat melakukan pemungutan suara untuk mengeluarkan LSU dari SEC.

Sebelumnya, kedua pemain tersebut memperoleh putusan sela terhadap NCAA dan SEC dari hakim negara bagian lain di Baton Rouge.

Perselisihan tersebut mendorong SEC mengajukan gugatan federal dengan alasan LSU berusaha mengakali aturan konferensi dan melanggar hak SEC berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat, khususnya kebebasan berserikat.

SEC berpendapat bahwa konferensi berhak menegakkan aturan kompetisi yang disepakati oleh para anggotanya.

Jaksa Agung Louisiana Liz Murrill mengkritik gugatan tersebut dan menyebutnya sebagai perkara yang tidak berdasar.

Ia mengajukan dokumen hukum untuk mendukung LSU dan meminta agar perkara itu dihentikan. Murrill kemudian turut ditetapkan sebagai tergugat.

Pengacara RJ Luis Jr, Elliot Abrams dari Raleigh, North Carolina, dan Tony Clayton dari Baton Rouge, menegaskan bahwa klien mereka belum dimasukkan ke dalam skuad LSU karena kebijakan SEC.

Mereka meminta hakim melarang konferensi menghalangi Luis bermain, sekaligus mencegah LSU mematuhi arahan SEC yang melarangnya tampil.

RJ Luis Jr merupakan Pemain Terbaik Big East 2025 saat membela St. John's. Setelah tiga musim bermain di basket perguruan tinggi, ia mengikuti NBA Draft 2025 dan tidak terpilih.

Ia kemudian sempat terikat kontrak dengan Utah dan Boston, sebelum pelatih LSU Will Wade merekrutnya kembali ke level perguruan tinggi.

NCAA menolak memulihkan kelayakannya karena Luis telah memilih meninggalkan kompetisi kampus untuk mengikuti NBA Draft tanpa mengikuti prosedur pengunduran diri dari draft yang diperlukan untuk mempertahankan status amatirnya.

Artikel Tag: ncaa

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/rj-luis-jr-tempuh-jalur-hukum-demi-bisa-bermain-untuk-lsu
96
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini