Ragam Basket: Kisah Michael Jordan Terpaksa Mengenakan Jersey Nomor '12'

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 16 Feb 2017, 16:51 WIB
Ragam Basket: Kisah Michael Jordan Terpaksa Mengenakan Jersey Nomor '12'

Inilah pebasket terbaik yang pernah memakai jersey nomor '12'

Ligaolahraga – Ragam Basket: Tanggal 14 Februari 1990, Chicago Bulls bertandang ke Orlando Magic. Bintang Bulls Michael Jordan terpaksa memakai jersey nomor “12”. Apa yang sebenarnya terjadi sehingga untuk kali pertama dalam 430 partai beruntun, Jordan tidak memakai nomor “23” tersohornya?

Laga itu merupakan yang terakhir dari tur tandang enam pertandingan, terlama kedua yang dilakoni Bulls pada musim itu. Februari menjadi bulan yang berat bagi Jordan dan kawan-kawan. Jelang All-Star Weekend, Bulls kalah dalam empat laga beruntun dengan selisih hampir 20 poin per pertandingan.

Setelah All-Star, Bulls melanjutkan tur tandang mereka melawan tim-tim ekspansi seperti Miami dan Orlando. Menghadapi tuan rumah Heat pada 13 Februari, Bulls menang 107-95. Sehari kemudian, mereka mengunjungi Orlando Arena, kandang Magic.

Hari itu, stadion dipastikan penuh alias sell-out dengan 15.077 orang. Padahal tiket pertandingan itu merupakan salah satu yang paling sulit untuk didapatkan. Para penonton baru diperbolehkan masuk stadion hanya sejam sebelum tip-off pada pukul 19.30.

Sudah menjadi kebiasaan bagi manajer perlengkapan tuan rumah untuk mengumpulkan dan mencuci seragam tim lawan, sebelum menempatkan seragam-seragam tersebut di ruang ganti pemain.

Sekitar pukul 17.30, seragam Michael Jordan ditempatkan di depan lemari gantinya oleh staf stadion. Lima belas menit kemudian, para pemain mulai berdatangan, jersey “23” tersohor milik Jordan – menurut beberapa sumber merupakan jersey cadangan – hilang dari tempatnya.

 

http://cdn-s3.si.com/s3fs-public/2015/02/18/michael-jordan-12.jpg

 

Semua pegawai stadion dan personil Magic mencari ke seluruh stadion, namun gagal menemukan jersey yang hilang. Kurang dari sejam sebelum tip-off, Jordan melihat ke sekeliling tribun dan mendekati seorang anak berusia 12 tahun yang mengenakan replika jersey “23”. Sayangnya, ukuran jerseynya terlalu kecil.

Menurut surat kabar Times Herald, Jordan tidak masuk ke lapangan sampai lima menit sebelum tip-off. Saat diperkenalkan oleh announcer sebelum pertandingan, para penonton diingatkan bahwa Jordan mengenakan jersey nomor “12” malam itu.

Salah satu fotografer terkenal NBA Andrew D. Bernstein berada di Orlando untuk memotret laga itu. Dia mengingatnya sebagai pertandingan yang berjalan normal, para pemain Bulls memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan dalam jaket pemanasan mereka.

Tapi ketika pertandingan dimulai, Bernstein melihat ke jajaran pemain Bulls dan tidak menemukan Jordan. Padahal dia melihatnya melakukan pemanasan. Lalu dia melihat “pemain baru”. “Siapa orang ini? Pasti Bulls baru merekrut orang ini karena dia memakai jersey tanpa nama di belakangnya,” katanya.

Namun kemudian Bernstein melihat kepala botak yang familier. “Saya tidak tahu yang sebenarnya terjadi. Tak ada yang mengatakan apa pun kepada kami (para fotografer di pinggir lapangan). Saya bertanya kepada kameramen di sebelah saya dan dia mengatakan seseorang mencuri jersey Jordan,” ujar Bernstein.

 

http://cdn.niketalk.com/9/9a/9a2004be_jordan12.jpeg

 

Kata Bernstein, setiap tim diwajibkan membawa jersey tambahan tanpa nama di belakangnya jika hal seperti ini terjadi. Atau jika ada pemain baru yang ditukar saat mereka menjalani laga tandang. “Ini momen yang tak terduga dalam sejarah NBA dan saya beruntung berada di sana,” katanya.

Tapi masalahnya, kata Bernstein, kala itu fotografer seperti dirinya menerima royalti dari foto yang mereka abadikan. Jadi, ketika dia akhirnya sadar Jordan memakai nomor “12”, hal pertama yang terlintas dalam benaknya adalah “Sial, saya tidak akan mendapatkan apa-apa dari laga ini.”

Pasalnya, kata Bernstein, tidak akan ada yang mau membeli foto Jordan tanpa mengenakan jersey “23”. Benar saja, tak satu pun foto-foto Jordan yang dia abadikan  malam itu yang laku terjual, meskipun Jordan tampil bak monster dengan 49 poin (Bulls kalah 129-135-lewat babak overtime).

Bagi Jordan, hilangnya jersey “23” miliknya malam itu membuatnya sangat kesal. “Ini tak pernah menimpa saya sebelumnya,” kata Jordan kepada Orlando Sentinel kala itu. “Ini cukup mengesalkan karena Anda terbiasa dengan hal-hal tertentu dan Anda tak suka jika ada yang berubah.”

Artikel Tag: michael jordan, Chicago Bulls, NBA, basket

6901  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini