Perubahan Pemilik Lakers, Masa Depan Rob Pelinka Terancam

Perubahan Pemilik Lakers, Masa Depan Rob Pelinka Terancam - sumber: (mainbasket)
Berita Basket NBA
Los Angeles Lakers memasuki era baru dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Bob Iger dan Josh Kushner, sebagai pemilik baru, tidak hanya berencana mengubah wajah bisnis dari waralaba legendaris ini, tetapi juga berpotensi merombak struktur manajemen tim.
Rob Pelinka, Presiden Operasi Bola Basket sekaligus Manajer Umum Lakers, menjadi sorotan utama dalam isu perubahan ini. Keberadaan posisi Pelinka dikabarkan tidak aman dengan adanya transisi kepemilikan ini.
Meskipun belum ada perubahan resmi yang diumumkan, keraguan akan keamanan posisi Pelinka semakin menguat, terutama jika Jeanie Buss kehilangan posisinya sebagai wakil presiden. Kabar beredar bahwa keluarga Buss berniat melepas sisa saham sebesar 17,8 persen kepada Iger dan Kushner, meskipun Jeanie menentang langkah tersebut.
Pete Zayas dari Lakers Collective mengungkapkan bahwa posisi Pelinka saat ini lebih rentan. Namun, Zayas percaya bahwa Pelinka memiliki kemampuan untuk bertahan dengan membangun hubungan baik dengan pemilik baru.
“Saya rasa kita tidak boleh meremehkan kemampuannya untuk bertahan dan membangun hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya. Baik itu Kobe (Bryant) maupun Jeanie, orang yang selalu mempercayainya, meski itu tidak selalu sejalan dengan pandangan para penggemar,” tutur Zayas.
Sejak 2021, Pelinka menjadi bagian penting dari Lakers. Dia menggantikan Mitch Kupchak sebagai manajer umum dan mendapatkan kepercayaan penuh dari Jeanie Buss, sebagian berkat hubungannya dengan Kobe Bryant. Selama masa jabatannya, Pelinka terlibat dalam sejumlah keputusan penting, termasuk perekrutan LeBron James pada 2018 dan pertukaran Luka Doncic dengan Mavericks.
Namun, tidak semua keputusan Pelinka diterima dengan baik. Perekrutan Russell Westbrook pada 2021 dan pembubaran skuad juara 2020 menjadi bahan kritik.
Pelinka secara resmi akan tetap menjabat sebagai manajer umum hingga musim 2025-2026. Namun, situasi berubah drastis ketika Mark Walter menjual Lakers kepada Iger dan Kushner senilai 12,5 miliar Dolar AS, menjadikan valuasi ini tertinggi dalam sejarah NBA, meski masih menunggu persetujuan dari NBA.
Sementara itu, kepemilikan keluarga Buss masih menjadi persoalan. Perlawanan Jeanie Buss terhadap penjualan saham diperkirakan akan menghambat transisi kepemilikan, bahkan berpotensi menjadi sengketa hukum.
Keputusan besar terkait manajemen kemungkinan baru akan diambil setelah semua masalah selesai. Jika Iger dan Kushner memilih untuk membawa orang-orang mereka sendiri, Pelinka mungkin harus bersiap menghadapi perubahan besar.
“Namun, di usia Iger sekarang, saya rasa dia ingin langsung bergerak secepat mungkin, dan itu kemungkinan akan dilakukan bersama orang-orang pilihannya sendiri. Jadi, Pelinka harus bisa dengan cepat menjadikan dirinya sebagai salah satu orang kepercayaan Iger,” tambah Zayas.
Artikel Tag: los angeles lakers, rob pelinka
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/perubahan-pemilik-lakers-masa-depan-rob-pelinka-terancam

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini