Meski Kurang Fit, Caitlin Clark Tetap Tampil Gemilang Versus Atlanta Dream

Caitlin Clark (kiri) mencatatkan 17 poin, delapan assist, dan tujuh rebound dalam kemenangan yang menjadi salah satu penampilan terbaik Indiana musim ini. (Foto: AP)
Bintang Indiana Fever, Caitlin Clark, mengungkapkan dirinya sempat mengalami kondisi kurang sehat hingga muntah saat jeda pertandingan.
Meski begitu, ia tetap mampu membantu timnya meraih kemenangan 83-71 atas Atlanta Dream dalam laga pembuka Commissioner's Cup, Kamis (4/6) malam waktu setempat.
Caitlin Clark mencatatkan 17 poin, delapan assist, dan tujuh rebound dalam kemenangan yang menjadi salah satu penampilan terbaik Indiana musim ini, terutama dari sisi pertahanan.
Usai pertandingan, Clark terlihat masih menutupi mulutnya dengan handuk dan suaranya terdengar serak ketika berbicara kepada media.
Meski demikian, pemain berusia 24 tahun itu memastikan kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan.
“Saya sudah sangat lama tidak muntah sebanyak itu,” kata Caitlin Clark. “Tetapi setelah itu saya justru merasa lebih ringan. Saya bisa berlari dengan baik pada babak kedua. Suara saya memang sedikit hilang, tetapi saya akan baik-baik saja.”
Kemenangan tersebut menjadi respons positif Indiana setelah melewati pekan yang penuh sorotan.
Sebelum laga melawan Atlanta, Fever baru saja menelan dua kekalahan beruntun, termasuk kekalahan 84-100 dari Portland Fire yang memicu perhatian publik setelah terekam adanya adu argumen di pinggir lapangan antara Caitlin Clark dan pelatih kepala Stephanie White.
Situasi itu mendorong Fever menggelar rapat tim pada Senin lalu. Dalam pertemuan tersebut, para pemain dan staf pelatih membahas berbagai persoalan yang menghambat performa tim pada awal musim.
Hasilnya langsung terlihat saat menghadapi Dream. Indiana tampil agresif sejak awal dan mencatat performa pertahanan terbaik mereka musim ini.
Atlanta hanya mampu mencetak 71 poin, jumlah terendah yang berhasil dilepaskan lawan Fever sepanjang musim 2026.
Pelatih White memuji perubahan sikap dan energi yang ditunjukkan anak asuhnya.
“Saya menyukai tingkat aktivitas kami. Secara figuratif, kami yang memukul lebih dulu. Kami menjadi pihak yang lebih agresif, aktif, dan mampu mengantisipasi permainan lawan,” ujar White.
“Kami menunjukkan energi, daya juang, dan ketangguhan terbaik yang kami miliki musim ini.”
Guard veteran Kelsey Mitchell, yang memimpin Fever dengan 25 poin sekaligus menembus tonggak 5.000 poin sepanjang kariernya di WNBA, menilai rapat tim beberapa hari sebelumnya menjadi titik balik penting.
“Dalam beberapa hari terakhir energi kami berubah sebagai sebuah tim,” kata Mitchell. “Ketika Anda memiliki percakapan yang jujur dan sulit sebagai kelompok, Anda bisa mendapatkan hasil seperti ini karena semua orang benar-benar berinvestasi untuk tim.”
Selain Clark dan Mitchell, Aliyah Boston turut memberikan kontribusi besar dengan 19 poin dan tujuh rebound.
Di kubu Atlanta, Allisha Gray mencetak 13 poin, sementara Angel Reese menambahkan 11 poin dan 10 rebound.
Namun Dream kesulitan menemukan ritme permainan setelah hanya menembak 34,3 persen dari lapangan dan memasukkan enam dari 21 percobaan tripoin.
Kemenangan ini membawa Fever memperbaiki rekor menjadi 5-4 sekaligus membuka peluang mempertahankan gelar Commissioner's Cup yang mereka raih musim lalu.
Artikel Tag: wnba, caitlin clark, indiana fever
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/meski-kurang-fit-caitlin-clark-tetap-tampil-gemilang-versus-atlanta-dream

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini