Malik Monk Mengaku Kerap Disalahkan Oleh Pemain Senior Lakers

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 23 Mar 2022, 22:12 WIB - 2243 views
Malik Monk cerita pengalaman tidak nyaman saat bermain dengan senior Lakers.

Malik Monk mengaku kerap disalahkan pemain senior Lakers. (Gambar: Lakers Nation)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket Los Angeles Lakers yaitu Malik Monk mengaku kerap diteriaki dan disalahkan oleh para seniornya. Ia menganggap itu semua sudah seperti makanan sehari-hari.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Los Angeles Lakers adalah tim yang dipenuhi oleh pemain-pemain senior. Ada nama-nama pemain kawakan seperti LeBron James, Carmelo Anthony, Dwight Howard, hingga Trevor Ariza. Ketika Malik Monk datang dari Charlotte Hornets di bursa pasar bebas tahun lalu, banyak fans senang karena setidaknya ada pemain muda yang bergabung. Namun menjadi pemain muda di tengah-tengah para pemain senior tidak selamanya nyaman. Meski bisa menimba ilmu, tetapi Monk juga harus menerima resiko besar. Setiap kali ia melakukan kesalahan ataupun membuat turnover, ia selalu diteriaki seniornya.

“Saya merasakan banyak sekali ujian di sini. Seperti seorang rookie, para pemain yang lebih tua selalu meneriaki kami para pemain muda. Meskipun mereka yang melakukan kesalahan, tetapi kami pemain muda yang selalu disalahkan. Mereka seolah sudah mengetahui segalanya, sementara kami masih minim pengalaman,” ucap Monk.

“Ketika anda berada di posisi tidak nyaman itu, anda mau tidak mau harus menerimanya. Saya pribadi sudah terbiasa dengan itu. Saya bersama Austin Reaves juga selalu membicarakan masalah ini,” tukasnya. Kontrak Monk sendiri akan kadaluarsa pada penghujung musim ini. Menarik untuk dinanti apakah ia tetap bertahan dengan Lakers ataupun hengkang ke tim NBA lain tahun depan.

Artikel Tag: Malik Monk, los Angeles lakers, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/malik-monk-mengaku-kerap-disalahkan-oleh-pemain-senior-lakers
2243
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini