Kevin Moses Cerita Perjalanan Kariernya Jadi Pebasket Profesional

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 06 Feb 2021, 20:37 WIB
Kevin Moses Poetiray sempat ingin bermain futsal sebelum kepincut dengan basket.

Kevin Moses Poetiray sempat jajal futsal sebelum jatuh cinta ke basket. (Gambar: IBL Indonesia)

Berita Basket IBL : Pebasket Louvre Dewa United Surabaya yaitu Kevin Moses Putiray menceritakan pengalamannya terjun ke dunia basket profesional. Pada mulanya, Kevin tidak langsung memilih basket secara natural.

Ketika masih berada di tingkat SMA, Kevin Moses lebih memilih bermain futsal. Hal itu disebabkan karena keluarganya yang cukup kental akan olahraga sepakbola. Pamannya merupakan pesepakbola profesional yang punya nama populer, Rochy Putiray. Ketika mempunyai waktu luang, Rochy tidak sungkan untuk mengajarkan Kevin bermain bola sepak.

Ketika Kevin sudah ingin masuk tim futsal di sekolahnya, ia ditolak karena satu dan lain hal. Ia kemudian mencoba peruntungan ke olahraga basket hingga akhirnya merasa jatuh cinta.

“Dulu main futsal karena om saya, Rochy Putiray, kan pemain sepak bola nasional. Tetapi di sekolah, pelatih futsal maunya yang main senior, jadi coba main basket. Jadi waktu SMA mencari yang mendukung basket. Waktu melihat kakak sepupu (Daniel Putiray), saya ingin apabila dia pensiun, menjadi penerusnya. Lalu saat kuliah dapat beasiswa di Esa Unggul,” ucap Kevin.

“Dulu salah satu alasan tidak masuk tim futsal karena pelatih bilang saya terlalu pendek. Saat ternyata main basket, pelatihnya malah bilang size tidak masalah. Kata pelatih saya saat itu yang penting niat atau tidak bermainnya. Malah di basket yang lebih butuh size justru tidak masalah,” tukasnya sekali lagi.

Kini, Kevin sudah menjadi salah satu pemain inti dari skuat Louvre Dewa United Surabaya di IBL. Ia berharap bisa meraih gelar juara pada perjalanan kariernya di basket profesional.

Artikel Tag: Kevin Moses, Louvre Dewa United Surabaya, IBL

384  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini