Kesepakatan CBA Baru WNBA Dorong Lonjakan Gaji Pemain Bintang

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 20 Mar 2026, 22:02 WIB - 120 views
Dengan skema baru itu, kenaikan pendapatan pemain elite di WNBA bisa terjadi lebih cepat pada fase awal karier profesional mereka. (Foto: AP)

Dengan skema baru itu, kenaikan pendapatan pemain elite di WNBA bisa terjadi lebih cepat pada fase awal karier profesional mereka. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

WNBA segera membuka jalan lebih cepat bagi para pemain muda untuk mendapatkan kontrak maksimal dan supermaksimal melalui perjanjian kerja bersama atau collective bargaining agreement (CBA) yang baru.

Menurut laporan ESPN, ketentuan baru bernama EPIC akan memungkinkan pemain yang masih berada dalam kontrak skala rookie untuk menegosiasikan ulang gaji pada tahun keempat kontraknya.

Pemain yang sebelumnya masuk tim utama atau tim kedua All-WNBA dapat langsung menerima gaji maksimal standar pada musim tersebut, sedangkan pemain yang pernah meraih penghargaan Most Valuable Player berhak memperoleh gaji supermaksimal.

Aturan ini menjadi perubahan signifikan dibanding kesepakatan sebelumnya.

Dalam CBA lama, pemain baru bisa mendapatkan gaji supermaksimal setelah menuntaskan kontrak rookie berdurasi empat tahun.

Dengan skema baru itu, kenaikan pendapatan pemain elite bisa terjadi lebih cepat pada fase awal karier profesional mereka.

Salah satu contoh yang paling menonjol adalah Caitlin Clark.

Setelah menerima gaji 78.066 dolar AS pada 2025, Clark disebut berpeluang memperoleh 530.000 dolar AS pada 2026.

Ia lalu bisa mendapatkan gaji maksimal sekitar 1,3 juta dolar AS pada 2027 sebagai pemain dengan rekam jejak All-WNBA, sebelum berpotensi menandatangani kontrak supermaksimal senilai 1,7 juta dolar AS pada 2028.

Ketentuan serupa juga berlaku bagi pemain muda lain seperti Aliyah Boston dan Paige Bueckers.

Secara lebih luas, CBA baru WNBA juga menghadirkan lonjakan besar dalam struktur finansial liga.

Berdasarkan rincian yang beredar, batas gaji tim pada 2026 akan naik menjadi 7 juta dolar AS dari 1,5 juta dolar AS pada 2025.

Gaji supermaksimal awal diproyeksikan mencapai 1,4 juta dolar AS, sementara gaji rata-rata pemain diperkirakan berada di kisaran 583.000 hingga 600.000 dolar AS.

Gaji minimum juga naik tajam dengan skema bertingkat berdasarkan masa kerja, berada pada rentang 270.000 hingga 300.000 dolar AS.

Selain soal gaji, CBA baru turut mengatur status core player dan fasilitas perumahan. Mulai 2027, hanya pemain dengan masa kerja enam tahun atau kurang yang dapat diberi status core.

Untuk urusan hunian, fasilitas perumahan akan tersedia bagi seluruh pemain dalam tiga tahun pertama perjanjian, lalu dibatasi bagi pemain dengan gaji 500.000 dolar AS atau kurang pada 2029 dan 2030.

Setelah 2030, fasilitas tersebut hanya diberikan kepada pemain pengembangan.

Kesepakatan verbal ini masih menunggu ratifikasi resmi, tetapi sudah dipandang sebagai langkah besar dalam perubahan standar kesejahteraan pemain WNBA.

Artikel Tag: cba, wnba, caitlin clark

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/kesepakatan-cba-baru-wnba-dorong-lonjakan-gaji-pemain-bintang
120
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini