Henry Lakay Resmi Berpisah dengan Satya Wacana

Henry Lakay Resmi Berpisah dengan Satya Wacana
Berita Basket IBL: Berita Basket IBL: Satya Wacana Salatiga resmi mengumumkan berpisah dengan pemain mereka, Henry Lakay. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi internal tim menyusul berakhirnya kompetisi IBL 2026.
"Terima kasih sudah ada di setengah perjalanan Satya Wacana. Sembilan tahun bersama telah menghadirkan begitu banyak perjuangan, kenangan, tawa, dan cerita," tulis tim Satya Wacana.
"Nomor punggung 12 bukan hanya sebuah angka, tetapi telah menjadi legenda bagi Satya Wacana. Meski mulai hari ini langkah kita akan berbeda, satu hal yang tidak akan pernah berubah: kita tetap keluarga, di mana pun kita berada."
Pada IBL 2017-18, Lakay adalah rookie Satya Wacana yang langsung mencuri perhatian publik. Pemain asal SMA John 23 Merauke ini pernah menjadi DBL All-Star 2015. Bahkan pemain dengan tinggi 1,95 meter itu berhasil menyabet gelar The Most Inspiring Young Player IBL 20017-18. Di pertengahan bulan April 2018, Lakay membela timnas 3x3 Indonesia di FIBA 3x3 Asia Cup bersama M. Reza Guntara, Nuke Tri Saputra, dan Rivaldo Pangesthio.
Namun petaka terjadi di awal musim 2018-19. Lakay mengalami cedera ACL sebelum musim reguler dimulai. Ia harus naik meja operasi sekaligus harus beristirahat selama satu musim kompetisi. Kembalinya Lakay juga membuat paint area Satya Wacana semakin kuat.
Henry Cornelis Lakay juga dapat pujian ketika pada tahun 2023 dia memperpanjang kontrak dengan Satya Wacana Salatiga. Henry bukan hanya sekadar kapten tim, namun tampaknya dia ingin jadi legenda baru bagi Satya Wacana.
Pelatih kepala Satya Wacana, Jerry Lolowang, musim lalu sempat menyebut bahwa keberadaan Henry Lakay di timnya sangat penting. Lakay merupakan api dan jiwa dari Satya Wacana. Lakay menjadi pemain paling senior di tim. Ia juga merupakan pemain yang paling loyal dengan Satya Wacana. Sejak hari pertama di Satya Wacana, Lakay tak pernah membuat kecewa.
"Saat berada di lapangan, Lakay merupakan pemain yang akan memberikan kemampuannya seratus persen untuk tim. Pun sama halnya ketika berada di bangku cadangan, dia akan berteriak dan memberi semangat," ujar Jerry.
Jelas Lakay merupakan api dan jiwa dari Satya Wacana. Kebanyakan pemain kami berusia di bawah 23 tahun, dan Lakay sebagai senior mampu menjadi leader yang menyatukan mereka."
Tetapi kini IBL Fans harus terbiasa menyaksikan tim Satya Wacana tanpa Henry Lakay.
Artikel Tag: ibl, satya wacana salatiga, henry lakay
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/henry-lakay-resmi-berpisah-dengan-satya-wacana

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini