Fever Cabut Akreditasi Reporter di Tengah Polemik Cedera Caitlin Clark

Fever beralasan pencabutan akses tersebut berkaitan dengan “penyebaran informasi yang tidak akurat dan tidak berdasar” mengenai situasi cedera Caitlin Clark pada 20 Mei lalu. (Foto: AP)
Indiana Fever mencabut kredensial media milik reporter Scott Agness setelah muncul perbedaan pandangan terkait pelaporan mengenai kondisi cedera bintang tim, Caitlin Clark.
Agness mengungkapkan melalui situs pribadinya bahwa pihak Fever menyampaikan alasan pencabutan akses tersebut berkaitan dengan “penyebaran informasi yang tidak akurat dan tidak berdasar” dalam laporan yang ia buat mengenai situasi cedera Clark pada 20 Mei lalu.
Dalam tulisannya, Agness juga menyebut keputusan tersebut merupakan bagian dari serangkaian masalah akses yang ia alami dalam beberapa tahun terakhir, baik dengan Fever, organisasi induknya yaitu Indiana Pacers, maupun NBA.
Seorang juru bicara Fever menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai keputusan tersebut.
Namun, pihak klub menegaskan bahwa langkah itu berkaitan dengan beberapa insiden dan bukan merupakan bagian dari perubahan kebijakan yang lebih luas terkait hubungan organisasi dengan media.
Kasus ini memicu reaksi dari Professional Basketball Writers Association (PBWA). Organisasi tersebut mengeluarkan pernyataan yang menentang pencabutan akses terhadap jurnalis karena aktivitas pelaporan mereka.
“PBWA menolak dengan tegas segala bentuk pencabutan akses terhadap reporter karena melakukan tugas jurnalistik. Upaya menghalangi jurnalis dalam memberikan informasi kepada publik mencerminkan hal yang buruk bagi tim maupun liga yang melakukannya, serta bertentangan dengan kepentingan semua pihak, terutama publik,” tulis PBWA dalam pernyataannya.
Kontroversi ini bermula ketika Caitlin Clark dinyatakan absen dalam kemenangan Fever atas Portland pada 20 Mei karena masalah punggung. Pengumuman tersebut disampaikan sekitar satu jam 40 menit sebelum pertandingan dimulai.
WNBA kemudian memberikan peringatan kepada Fever karena Clark tidak tercantum dalam laporan cedera sehari sebelumnya.
Sesuai aturan liga, setiap tim wajib melaporkan kondisi cedera, sakit, atau absensi pemain paling lambat pukul 17.00 waktu setempat pada hari sebelum pertandingan.
Caitlin Clark dan pelatih Stephanie White menjelaskan bahwa masalah punggung tersebut baru kambuh pada hari pertandingan sehingga keputusan untuk mengistirahatkannya diambil menjelang laga.
“Saya bahkan memeriksa kembali kapan saya memberi tahu ibu saya bahwa saya tidak akan bermain. Itu pukul 4:47. Kalian mengetahui kabar itu sekitar pukul 5:20,” kata Clark pada konferensi pers 22 Mei.
Agness menyebut pihak Fever juga keberatan dengan penggunaan dokumen yang disebut sebagai “strategic management plan” terkait penanganan Clark, yang hanya tampil dalam 13 pertandingan sepanjang musim 2025 akibat cedera.
Musim ini, Caitlin Clark telah bermain dalam tujuh dari delapan pertandingan Fever. Ia memimpin WNBA dalam rata-rata assist dengan 8,1 per gim dan berada di peringkat kelima pencetak poin terbanyak dengan rata-rata 20,1 poin per pertandingan.
Artikel Tag: wnba, caitlin clark, indiana fever
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/fever-cabut-akreditasi-reporter-di-tengah-polemik-cedera-caitlin-clark

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini