Enes Kanter Freedom Gugat Chicago Sky soal Pengusiran dari Arena

Enes Kanter Freedom menegaskan akan terus memperjuangkan kebebasan berbicara dan menyuarakan dukungannya terhadap Perempuan. (Foto: AP)
Enes Kanter Freedom mengajukan gugatan terhadap Chicago Sky dan pemilik Wintrust Arena dengan tuduhan haknya berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat dilanggar.
Itu terjadi setelah ia diusir dari pertandingan Sky bulan lalu dan kemudian dilarang menghadiri pertandingan WNBA di arena tersebut.
Gugatan setebal 15 halaman itu diajukan pada Kamis (3/9) ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara Illinois Divisi Timur.
Selain Sky, gugatan tersebut juga mencantumkan Kota Chicago serta Metropolitan Pier and Exposition Authority, badan yang memiliki dan mengoperasikan Wintrust Arena, sebagai tergugat.
Enes Kanter Freedom terlibat adu mulut dengan point guard Sky, Natasha Cloud, menjelang akhir kuarter ketiga pertandingan melawan Indiana Fever pada 23 Agustus.
Saat itu, mantan pemain NBA tersebut duduk di sisi lapangan mengenakan kaus hitam bertuliskan, “WOMAN noun. adult human female.”
Ketika timeout berlangsung, Cloud berjalan ke arah Kanter Freedom dan meneriakinya.
Kanter Freedom kemudian berdiri dengan kedua tangan terbuka dan melangkah beberapa kali ke arah lapangan sebelum dihentikan petugas keamanan dan diminta meninggalkan arena.
Pemilik Sky, Michael Alter, mengatakan saat pengumuman larangan terhadap Kanter Freedom pekan lalu bahwa sang mantan pemain NBA telah mulai “memancing” dan “terlibat” dengan Cloud, yang menurutnya dilakukan untuk memprovokasi pemain tersebut.
Cloud dikenal sebagai pendukung vokal hak LGBTQ+.
Alter mengatakan Kanter Freedom dinilai berpotensi menjadi ancaman karena dianggap tidak mampu mengendalikan diri sehingga pihak keamanan tidak dapat memastikan ia tidak akan kembali bergerak ke arah lapangan dan pemain.
Namun, Alter juga menegaskan dirinya mendukung Amandemen Pertama dan hak seseorang untuk memiliki keyakinan politik, agama, maupun pandangan lainnya.
Menurutnya, penonton yang memasuki arena tetap harus mematuhi aturan liga dan tim sebagai bagian dari ketentuan tiket.
Dalam unggahan media sosial yang mengumumkan gugatan tersebut, Kanter Freedom mengatakan dirinya hanya menggunakan hak kebebasan berbicara secara damai ketika dikeluarkan dari arena.
Ia menilai tidak ada ancaman maupun kekerasan dalam tindakannya dan menyatakan tidak seharusnya seseorang dibungkam hanya karena pandangan yang disampaikan melalui kaus tersebut.
Enes Kanter Freedom menegaskan akan terus memperjuangkan kebebasan berbicara dan menyuarakan dukungannya terhadap perempuan melalui proses hukum yang kini diajukan.
Artikel Tag: chicago sky
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/enes-kanter-freedom-gugat-chicago-sky-soal-pengusiran-dari-arena
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini