Diana Taurasi Ingin Bergabung dalam Kepemilikan Phoenix Mercury

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 15 Agu 2026, 20:21 WIB - 83 views
Diana Taurasi ingin terlibat langsung dan memberikan pengaruh terhadap arah perkembangan Mercury. (Foto: AP)

Diana Taurasi ingin terlibat langsung dan memberikan pengaruh terhadap arah perkembangan Mercury. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Legenda Phoenix Mercury, Diana Taurasi, membuka kemungkinan melanjutkan kariernya di WNBA sebagai bagian dari kelompok pemilik klub.

Dua hari sebelum nomor punggungnya dipensiunkan Mercury, Taurasi mengatakan berharap bisa bergabung dalam kepemilikan klub dalam satu atau dua tahun mendatang.

"Kepemilikan selalu menjadi sesuatu yang ada dalam pikiran saya. Saya berada di tempat yang bagus sehingga mudah-mudahan hal itu bisa berkembang," kata Taurasi, Jumat (14/8).

Taurasi menegaskan dirinya tidak ingin sekadar memiliki saham. Ia ingin terlibat langsung dan memberikan pengaruh terhadap arah perkembangan Mercury. Menurutnya, Phoenix menjadi pilihan utama jika kesempatan tersebut terwujud.

Rencana itu menjadi bagian dari babak baru dalam kehidupan Taurasi setelah pensiun dari dunia basket.

Pada Minggu (16/8) , nomor 3 miliknya akan dipensiunkan Mercury dan namanya dimasukkan ke Ring of Honor klub saat jeda pertandingan melawan Portland Fire.

Sebelumnya, Kota Phoenix juga memperbarui nama sebuah jalan di dekat Mortgage Matchup Center menjadi "10646 Taurasi Way", merujuk pada total 10.646 poin yang menjadikannya pencetak angka terbanyak sepanjang sejarah WNBA.

Sebuah lapangan basket luar ruangan juga dinamai Diana Taurasi Court.

Diana Taurasi menghabiskan seluruh 20 musim karier WNBA bersama Mercury. Ia meraih tiga gelar WNBA, dua penghargaan Finals MVP, satu MVP musim reguler, 11 penampilan All-Star, serta 10 kali masuk tim All-WNBA First Team.

Bersama tim nasional Amerika Serikat, ia juga memenangkan enam medali emas Olimpiade.

Kariernya di Eropa turut menjadi bagian penting dari pencapaiannya. Taurasi memenangkan enam gelar EuroLeague, tujuh gelar liga Rusia, tiga Piala Rusia, serta masing-masing satu gelar liga dan Piala Turki.

"Saya bermain di Eropa selama 12 tahun, setiap hari dari September hingga Mei. Itu musim yang panjang. Saya menganggap periode tersebut sama seriusnya dengan karier saya di WNBA," ujarnya.

Taurasi mengaku baru bisa membicarakan warisan kariernya setelah pensiun.

Baginya, legacy bukan sesuatu yang dibentuk melalui perkataan, melainkan hasil dari apa yang dilakukan sepanjang hidup dan bagaimana tindakan tersebut menginspirasi orang lain.

Ia juga merasa keputusan pensiun setelah musim 2024 merupakan pilihan yang tepat. Setelah berhenti bermain, Taurasi menyadari tekanan dan kecemasan yang selama ini menyertai kariernya perlahan menghilang.

"Saat saya mengatakan selesai, saya merasa beban besar terangkat dari pundak. Sejujurnya, itulah satu-satunya cara saya tahu bagaimana menjalani basket," kata Taurasi.

Hampir dua musim menjauh dari WNBA juga membuatnya melihat kompetisi dengan perspektif berbeda.

Ia kini bisa menikmati pertandingan tanpa dorongan kompetitif yang dahulu membuatnya menilai setiap kesalahan secara berlebihan.

Diana Taurasi menilai WNBA saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik. Menurutnya, arena yang penuh, meningkatnya perhatian publik dan permainan yang semakin terbuka menunjukkan liga sedang bergerak ke arah positif.

Artikel Tag: wnba, diana taurasi, phoenix mercury

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/diana-taurasi-ingin-bergabung-dalam-kepemilikan-phoenix-mercury
83
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini