Celtics dan Heat Kecam Aksi Para Pendukung Donald Trump

Penulis: Senja Hanan
Kamis 07 Jan 2021, 19:01 WIB
Para pemain Boston Celtics dan Miami Heat berlutut sebelum laga. (Images: CBA)

Para pemain Boston Celtics dan Miami Heat berlutut sebelum laga. (Images: CBA)

Berita Basket NBA: Para pemain Boston Celtics dan Miami Heat mengecam aksi para pendukung Donald Trump. Kedua tim pun mengecam dengan berlutut ketika lagu Amerika Serikat berkumandang.

Ada dua peristiwa sosial dan politik yang mengganggu kenyamanan para pemain. Pertama soal perkembangan kasus penembakan Jacob Black di Kenosha, Wisconsin.

Kasus tersebut menjadi sorotan setelah jaksa tidak memberi dakwaan terhadap petugas kepolisian yang melakukan penembakan tersebut. Kemudian dalam 24 jam terakhir, gejolak kembali terjadi.

Kali ini, menyangkut situasi politik. Pengesahan Joe Biden sebagai presiden terpilih mendapatkan perlawanan dari pendukung Donald Trump. Mereka melancarkan aksi di Washington DC, yang menyebabkan bentrokan pecah antara massa pendukung Trump dan petugas keamanan.

NBA tidak berpikir untuk melakukan penundaan. Oleh sebab itu, 11 pertandingan harus tetap digelar hari ini. Kemudian Boston Celtics dan Miami Heat sepakat untuk mengeluarkan pernyataan tertulis.

Isinya, mereka bersedia untuk bertanding meski dengan berat hati. Mereka bertanding untuk memberikan kegembiraan, tapi tidak melupakan peristiwa yang terjadi di negara tersebut, utamanya tentang keadilan sosial. Pernyataan itu diakhiri dengan tanda pagar "BLACKLIVESSTILLMATTER".

Sebelum pertandingan berlangsung, sebagian besar pemain dari kedua tim berlutut saat lagu kebangsaan. Seperti yang pernah dilakukan tim-tim saat berlaga di "gelembung" Orlando, dalam lanjutan NBA 2019-2020.

"Saya menyaksikan semuanya," kata pelatih Celtics, Brad Stevens, sebelum mereka memenangkan pertandingan dengan skor 107-105 atas Heat. "Saya yakin semua pemain juga menyaksikan apa yang terjadi saat ini. Semuanya bersedih. Tetapi dunia olahraga harus tetap tegak berdiri. Tidak boleh ada yang goyah dalam situasi seperti ini."

Artikel Tag: donald trump, Boston Celtics

509  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini