Caitlin Clark dan Indiana Fever Hadapi Ujian di Kandang Los Angeles Sparks

Indiana Fever kembali mengandalkan trio utama mereka yang dipimpin oleh Caitlin Clark. (Foto: AP)
Indiana Fever dan Los Angeles Sparks sama-sama memburu kemenangan pertama mereka pada musim WNBA 2026 saat bertemu di Los Angeles, Rabu (13/5) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.
Kedua tim datang dengan modal kekalahan pada laga pembuka dan berharap segera memperbaiki catatan menjadi 1-1.
Indiana Fever membuka musim dengan kekalahan tipis 104-107 dari Dallas Wings di kandang sendiri pada Sabtu lalu.
Meski lini serang tampil produktif, Fever gagal mempertahankan keunggulan akibat lemahnya pertahanan pada kuarter akhir.
Kelsey Mitchell menjadi pencetak angka terbanyak Indiana lewat torehan 30 poin dengan akurasi 11 dari 22 tembakan.
Aliyah Boston menambahkan 23 poin, sementara Caitlin Clark mencatat 20 poin, tujuh assist, dan lima rebound meski hanya memasukkan tujuh dari 18 percobaan tembakan.
Pemain cadangan Makayla Timpson juga memberi kontribusi positif dengan 11 poin.
Secara keseluruhan, trio bintang Indiana Fever menghasilkan total 73 poin. Namun performa ofensif tersebut tidak cukup untuk menutup kelemahan di sisi pertahanan.
Fever membiarkan Dallas menembak dengan akurasi 59,1 persen sepanjang pertandingan dan 71,4 persen pada kuarter keempat.
Pelatih Indiana Fever Stephanie White menegaskan fokus utama timnya jelang menghadapi Sparks adalah memperbaiki organisasi pertahanan dan transisi permainan.
“Kami ingin memperbaiki beberapa kesalahan yang terjadi di sisi pertahanan saat melawan Dallas,” kata White. “Urgensi untuk segera bertransisi dari menyerang ke bertahan akan menjadi kunci.”
Di sisi lain, Los Angeles juga mengalami awal musim yang sulit setelah kalah telak 78-105 dari Las Vegas Aces pada laga kandang perdana mereka, Minggu lalu.
Sparks tertinggal jauh 14-29 pada kuarter pertama sebelum sempat memangkas selisih menjadi satu poin saat halftime.
Namun mereka gagal menjaga konsistensi dan akhirnya kalah telak setelah dibombardir 63-37 pada babak kedua.
Los Angeles hanya mencatat akurasi tembakan 37,2 persen, sedangkan Aces tampil sangat efisien dengan persentase 62,3 persen dari lapangan.
Kelsey Plum menjadi pemain terbaik Sparks dengan 27 poin dari 10 tembakan masuk dari 18 percobaan.
Veteran Nneka Ogwumike menyumbang 19 poin dan 10 rebound, sementara Dearica Hamby menambahkan 12 poin serta lima rebound.
Pelatih Sparks Lynne Roberts mengakui timnya masih mencari kombinasi permainan terbaik pada awal musim ini.
“Bagian dari awal musim adalah menemukan rotasi dan chemistry antarpemain,” ujar Roberts. “Kami belum memiliki chemistry permainan yang cukup baik di lapangan.”
Roberts juga menyoroti performa center muda Cameron Brink yang baru bermain delapan menit tanpa mencetak poin. Brink menutup pertandingan dengan tiga turnover dan tiga foul.
“Kami membutuhkan kontribusi Cam,” kata Roberts.
Pertemuan antara Fever dan Sparks diprediksi berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama memiliki lini serang berkualitas, namun masih berusaha menemukan kestabilan permainan di sisi pertahanan pada awal musim WNBA 2026.
Artikel Tag: los angeles sparks, wnba, indiana fever
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/caitlin-clark-dan-indiana-fever-hadapi-ujian-di-kandang-los-angeles-sparks

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini