Yang Alami Digantikan Dengan Sintetis, Inilah Perubahan Besar di Dunia Bulutangkis

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 21 Jan 2020, 22:15 WIB
Yang Alami Digantikan Dengan Sintetis, Inilah Perubahan Besar di Dunia Bulutangkis

Victor Axelsen/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Akhirnya terjadi juga, shuttlecock bulu tradisional akan diganti dengan shuttlecock sintetis di semua turnamen yang disetujui oleh Federasi Badminton Dunia (BWF) mulai tahun depan.

Unit penelitian dan pengembangan BWF telah melakukan pengujian ekstensif berbagai prototipe selama beberapa tahun terakhir dan Yonex serta badan dunia mengumumkan kemarin (20/1) bahwa langkah besar ini telah mendapatkan lampu hijau.

Tujuan utama dari perubahan ini adalah untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan efektivitas biaya. Shuttlecock tradisional dibuat dari bulu yang dipetik dari angsa hidup.

Selama pertandingan, shuttlecock tradisional dapat dengan mudah rusak dan perlu diganti beberapa kali sepanjang permainan berlangsung.

BWF, dalam sebuah pernyataan kemarin, mengatakan bahwa percobaan menunjukkan bahwa shuttlecock bulu sintetis dapat mengurangi penggunaan kok hingga 25%, memberikan keunggulan lingkungan dan ekonomi yang signifikan untuk bulu tangkis.

Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund memuji pengenalan shuttlecock sythetic sebagai "langkah positif untuk olahraga".

"Visinya adalah memastikan agar tidak terlalu tergantung pada bulu alami untuk kok," kata Lund.

"Kami mendengar dari beberapa pemain elit yang terlibat dalam pengujian shuttlecock bulu sintetis Yonex mengatakan bahwa mereka dapat menyesuaikan diri dengan sedikit perbedaan antara versi sintetis dan shuttlecock alami tradisional dengan cukup cepat, jadi ini adalah berita bagus," jelasnya.

Jika Lund mengklaim bahwa shuttlecock diterima banyak pihak, masih harus dilihat, bahwa shuttlecock sintetis akan diterima dengan baik oleh para pemain di World Tour, terutama para pemain top dunia.

Shuttlecock sintetis sebelumnya hanya diuji di tiga turnamen level bawah pada tahun 2018 di Italia Internasional, Amerika Serikat Internasional Challenge dan Indonesia International Challenge 2018.

Legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei memiliki perasaan berbeda tentang shuttlecock sintetis. Mantan pemain berusia 37 tahun, yang ikut serta dalam tes pada tahun 2017, mengatakan bahwa "ada perbedaan besar”.

“Saya tidak yakin apakah mereka akan menerapkan penggunaan shuttlecock yang kami uji sebelumnya. Jika ya, maka ada perbedaan besar,” kata Chong Wei.

"Shuttlecock itu tidak terbang seperti yang konvensional, mereka jauh lebih cepat," tambah Chong Wei.

Artikel Tag: lee chong wei, victor axelsen, BWF, Shuttlecock Sintetis

7922  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini