Toh Ee Wei Berharap Bisa Kendalikan Emosi Sepanjang Olimpiade Paris

Chen Tang Jie-Nova Widianto-Toh Ee Wei/[Foto:BAM]
Berita Badminton : Pemain ganda campuran Toh Ee Wei selalu menjadi petarung. Ee Wei berhasil melawan tuberkulosis (TB) selama dua tahun sebelum ia mulai berpasangan dengan Chen Tang Jie pada November 2022 dan kualitas bertarungnya di lapangan membantu pasangan ini bangkit dari awal ke peringkat 9 dunia ketika kualifikasi Olimpiade berakhir pada April 2024.
Namun, Toh Ee Wei juga berhati-hati untuk tidak membiarkan sifat terlalu antusiasnya menggagalkan kampanye Olimpiade mereka di Paris.
Kedatangan mantan pemain ganda campuran Indonesia Nova Widianto telah membantu perjuangan mereka karena Tang Jie/Ee Wei menjadi pasangan peringkat tertinggi Malaysia dan mengalahkan seniornya Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie dan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing untuk melakukan debut Olimpiade mereka di Paris. .
Meskipun Toh Ee Wei adalah tokoh utama dalam kemitraan ini, dia juga sangat menyadari bahwa kecenderungannya untuk berusaha terlalu keras dan membiarkan emosinya mengambil alih dapat menyebabkan pasangan tersebut berakhir di pihak yang kalah.
“Perjalanan saya tidak pernah mudah. Saya harus berjuang melawan penyakit serius tetapi semuanya terjadi pada waktu yang tepat dan saya sangat senang kami berjuang sekuat tenaga untuk lolos ke Olimpiade,” kata Ee Wei.
“Saya juga harus berterima kasih kepada pelatih Nova yang datang tepat ketika kami baru saja memulai dan membantu kami sepanjang perjalanan.
“Karakter saya adalah saya ingin memenangkan setiap pertandingan dan terkadang, saya menjadi terlalu bersemangat. Aku perlu mengendalikan diri dan mengendalikan emosiku.
“Saya juga harus memikirkan pasangan saya dan kami telah berupaya menjadi satu kesatuan yang erat. Ini penting untuk berhasil di Paris.”
Toh Ee Wei dan Tang Jie mengatakan sesi pelatihan mental dengan psikolog Frederick Tan telah membantu mereka menghilangkan stres dan fokus pada misi mereka di Paris.
“Selalu ada pasang surut dalam turnamen dan juga dalam latihan. Fred adalah seorang motivator yang baik. Dia telah melakukan banyak hal untuk membantu kami mengendalikan emosi dan pulih dari kemunduran,” tambah Ee Wei yang berusia 23 tahun.
Tang Jie mengatakan mereka beruntung memiliki dua pemain kelas dunia – Rexy Mainaky dan Nova – sebagai pelatih mereka sebelum mereka tampil di Olimpiade.
Direktur kepelatihan nasional Rexy adalah salah satu pemain ganda putra terhebat yang pernah ada dan merupakan peraih medali emas dunia (1995) dan Olimpiade (1996) bersama Ricky Subagja.
Nova merupakan juara dunia dua kali (2005 dan 2007) dan peraih medali perak Olimpiade (2008) bersama Lilyana Natsir.
Nova dan pelatih veteran Richard Mainaky juga pernah melatih Lilyana dan Tontowi Ahmad untuk meraih emas ganda campuran di Rio de Janeiro 2016. Mereka mengalahkan pemain Malaysia yang sekarang sudah pensiun Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di final.
Meski performa Tang Jie/Ee Wei akhir-akhir ini tidak konsisten, Nova ingin pasangan tersebut melupakan kemunduran mereka dan memulai awal yang baru untuk Olimpiade.
“Tentu saja kami ingin mengatasi kelemahan mereka, tapi saya tidak ingin mereka terus memikirkan masa lalu. Itu menghambat mereka untuk maju,” kata Nova.
Dengan Rexy yang ahli dalam emosi, dan Nova yang sedingin es duduk di sudut Malaysia kali ini, Ee Wei berharap bisa melakukan sesuatu yang spektakuler bersama Tang Jie di Paris.
Artikel Tag: chen tang jie, toh ee wei, olimpiade paris 2024
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/toh-ee-wei-berharap-bisa-kendalikan-emosi-sepanjang-olimpiade-paris

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini