Tim Paralimpik Badminton Jepang Telah Kembali Berlatih

Penulis: Akmal Saputra
Minggu 12 Jul 2020, 20:45 WIB
Tim Paralimpik Badminton Jepang Telah Kembali Berlatih

Tim Para Badminton Jepang

Tim Para Bulutangkis Jepang telah dapat kembali berlatih di Hulic Nishikasai Gymnasium di Tokyo dengan mengikuti pedoman ketat sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal ini juga telah mendapat persetujuan dari Komite Paralimpik Jepang.

Ketua Federasi Para Badminton Jepang (JPBF), Kazumi Hirano seperti dikutip dari laman resmi federasi badminton dunia (BWF) menyebutkan pelatihan yang telah dimulai tersebut merupakan salah satu persiapan untuk Tokyo 2020 Olympic Games. Proses kegiatan atau fase latihan dilakukan secara bertahap yang dimulai pada pertengahan Juni.

Fase 1 adalah pelatihan di rumah yang telah dilakukan atlet sejak dikunci. Fase 2 adalah ketika kami mulai mengizinkan penggunaan gimnasium dengan membatasi jumlah orang dan durasi pada sesi harian yang ringan," kata dia.

Selanjutnya pada fase 3, waktu yang dialokasikan hingga tiga jam per sesi untuk setiap pemain yang sudah termasuk waktu masuk dan keluar dari gedung. Oleh karena itu, waktu pelatihan yang sebenarnya mungkin kurang dari dua jam. Fase 4 dilakukan selama enam jam, yang dilaksanakan selama dua sesi. Pertama sesi latihan bulutangkis itu sendiri dan yang kedua adalah pelatihan lainnya.

"Ini hanya latihan ringan untuk menghindari penurunan kekebalan sementara karena kelelahan," sebut dia.

Pelatihan akan kembali normal pada saat mencapai fase 5 yang diprediksi pada 26 Juli. Pada kesempatan itu tim ganda sudah dapat berlatih bersama. Namun, jika Covid-19 kasus mulai meningkat ketika fase ini dilaksanakan, pelatihan akan dikembalikan pada fase sebelumnya.

"Untuk saat ini, saya pikir ini berjalan dengan baik. Kami memahami kondisi setiap atlet dan merespons kebutuhan mereka. Kami memiliki aturan ketat di gimnasium dan pemain telah diberitahu untuk menghindari menggunakan transportasi umum, untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19," ujarnya.

"Kami fleksibel dan terus melakukan penyesuaian pada situasi Covid-19 di Tokyo," sambungnya.

Artikel Tag: Badminton Jepang, Bulutangkis, olympic, paralympic, paralimpik

551  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini