Tiga Turnamen Besar Terancam Batal, BWF Mulai Panik

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 13 Jul 2020, 11:00 WIB
Tiga Turnamen Besar Terancam Batal, BWF Mulai Panik

Podium Ganda Putra BWF World Tour Finals 2019/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Sisa musim World Tour Federasi Badminton Dunia (BWF) berada dalam bahaya dengan setidaknya tiga turnamen penting akan dibatalkan, bahkan sebelum dimulainya musim baru pada bulan September.

Ini terjadi setelah pengumuman pemerintah China bahwa mereka membatalkan semua acara olahraga internasional untuk sisa tahun ini, dengan dispensasi khusus yang diberikan hanya untuk uji coba Olimpiade Musim Dingin Beijing 2020.

Jika ini terjadi, itu akan mempengaruhi tiga turnamen World Tour di negara itu yakni China Open di Changzhou mulai 15-20 September, Fuzhou China Open (3-8 November) dan World Tour Finals di Guangzhou (16-20 Desember).

Tidak adanya turnamen ini akan mengguncang badan dunia dengan keras karena mereka menjadi bagian utama dari jadwal dan menawarkan uang hadiah yang menguntungkan antara US $ 750 ribu atau berkisar 11 miliar rupiah hingga US $ 1.5 juta atau berkisar 22 miliar rupiah.

Namun, BWF belum akan mengeluarkan ketiga turnamen ini dari kalender baru yang diperbaharui.

"BWF mengetahui arahan yang diumumkan oleh Administrasi Umum Olahraga China mengenai pembatasan olahraga internasional untuk sisa tahun 2020," kata BWF dalam sebuah pernyataan singkat kemarin.

“BWF melakukan kontak dekat dengan mitra terkait kami termasuk Asosiasi Badminton China (CBA) untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut tentang situasi dan bagaimana ini akan mempengaruhi kalender turnamen BWF 2020. Tidak akan ada komentar lebih lanjut pada saat ini," tambah sebuah pernyataan.

Sementara itu, sekretaris Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) Datuk Kenny Goh menggambarkan bahwa pernyataan itu sebagai sebuah lelucon.

Dia mengatakan badan dunia setidaknya harus segera mengambil sikap pada pementasan World Tour Finals, yang merupakan turnamen besar.

“Siaran pers yang lucu. Tidak banyak informasi yang dapat diperoleh,” katanya.

“Pertanyaan (lebih besar) adalah apakah World Tour Finals diadakan atau dibatalkan? Ini adalah acara Level 1, setara dengan Kejuaraan Dunia dan kejuaraan Piala Thomas-Uber,” tambah Kenny.

Karena kalender yang dirubah diresmikan pada 22 Mei, jadwal tersebut telah dihantam oleh serangkaian pembatalan yang mencakup Hyderabad Open dan Lingshui China Masters yang dijadwalkan pada bulan Agustus.

Turnamen ini seharusnya memulai musim yang ditangguhkan setelah All England pada 15 Maret karena pandemi Covid-19.

Dan ada lagi berita buruk yang akan datang untuk BWF. BAM telah mengisyaratkan mereka bisa membatalkan Malaysia Open, yang dijadwalkan 24-29 November, karena tidak "layak secara finansial" untuk menahannya.

Turnamen lain, Indonesian Open (17-22 November), akan sangat tergantung pada bagaimana situasi di negara ini dengan pandemi Covid-19.

Tiga minggu lalu, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah diberitahu oleh pemerintah bahwa turnamen ini hanya akan diizinkan untuk dilanjutkan jika Jakarta dinyatakan sebagai zona hijau. Saat ini, ibukota Jakarta berada dalam zona merah Covid-19.

Artikel Tag: BWF World Tour Finals 2020, BWF, China Open 2020, Pandemi Covid-19

663  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini