Thomas Lund Yakin Absennya China & Jepang Tak Pengaruhi Level Kompetisi

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 09 Jan 2021, 23:00 WIB
Thomas Lund Yakin Absennya China & Jepang Tak Pengaruhi Level Kompetisi

Kevin Sanjaya-Marcus Gideon/[Foto:PBSI]

Berita Badminton : Sekretaris Jenderal Federasi Badminton Dunia (BWF) Thomas Lund mengatakan bahwa, meski menyayangkan penarikan China dan Jepang dari Tour Asia di Thailand pekan depan, namun masih banyak pemain papan atas yang ikut serta, sehingga tidak berdampak pada level kejuaraan dengan format gelembung aman yang akan menjadi cetak biru untuk kompetisi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan di situs resmi BWF, Thomas Lund mengatakan bahwa meski para pemain top China dan Jepang serta ganda putra nomor 1 dunia asal Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo dipaksa mundur, masih banyak pemain top yang tampil di Bangkok dan menyebabkan pukulan untuk kedua turnamen Super 1000.

Ia mengatakan, 824 peserta, termasuk 216 pemain yang menjalani karantina gelembung aman, semuanya dinyatakan negatif. Ini merupakan sinyal positif bagi BWF karena setiap orang harus terus mencermati peraturan pencegahan pandemi untuk memastikan bahwa turnamen bulu tangkis bebas dari apa pun.

"Para pemain memberikan banyak umpan balik positif. Ini adalah hasil dari upaya bersama banyak negara anggota. Saya sangat senang melihat komentar positif. Ini adalah lingkungan permainan yang sama sekali berbeda. Kami telah berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pemain. Pertahankan kondisi keamanan yang tinggi karena Tour Asia ini akan menjadi pengalaman yang positif," kata Lund.

Oleh karena itu, Thomas Lund percaya bahwa BWF dapat mempelajari manfaat dari rangkaian kompetisi ini, tetapi karena setiap negara memiliki kondisi yang berbeda, standar minimum yang berbeda dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh Kementerian Kesehatan juga berbeda, akan ada langkah yang diambil sejauh mungkin dalam acara bundling berikutnya untuk mengatasi dampak pandemi.

Selain itu, ia menambahkan, jika seorang pemain didiagnosis positif Covid-19 selama turnamen, mereka akan langsung diisolasi, sambil melacak orang-orang yang pernah bersentuhan dengannya, dan juga diisolasi.

"Sama seperti olahraga lainnya, di sinilah kami perlu beradaptasi. Kami yakin bahwa kami dapat menjaga para pemain dengan baik dan memastikan bahwa mereka tetap aman selama periode khusus ini," katanya.

Thomas Lund juga sangat berterima kasih atas upaya Asosiasi Bulutangkis Thailand, Pemerintah Thailand dan Pusat Pengendalian Penyakit untuk mewujudkan kompetisi tersebut. Di saat yang sama, ia berharap gelembung aman berikut ini, dapat memudahkan pemain dari berbagai negara untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Artikel Tag: Thomas Lund, BWF, Gelembung Aman, thailand

631  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini