Tekad Fazriq Segera Bangkit Setelah Gagal di Kejuaraan Nasional Junior BAM

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 20 Okt 2020, 01:00 WIB
Tekad Fazriq Bangkit Setelah Kegagalan di Kejuaraan Nasional Junior

Fazriq Razif/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Mohd Fazriq Razif menegaskan penampilan suramnya di Kejuaraan Nasional Junior Ranking Challenge BAM minggu lalu hanyalah sedikit gangguan dalam karir bulutangkisnya.

Pemain berusia 16 tahun itu masuk ke turnamen internal junior BAM sebagai pemain peringkat tertinggi kedua di antara 10 pesaing di Grup A, divisi teratas, tetapi hanya bisa menempati posisi kedelapan, tepat di atas zona degradasi.

Setelah kalah di lima pertandingan pembukaannya, Ia pulih dengan kuat untuk memenangkan empat pertandingan tersisa tetapi comeback terlambatnya terbukti sia-sia.

Meski demikian, Fazriq tetap optimistis dengan prospeknya di ajang tunggal putra. Dia mengaku kesal dengan kegagalannya mencapai target tiga besar yang akan memastikan kesempatan untuk bermain melawan anggota cadangan skuad senior.

"Saya kesulitan mendapatkan ritme saya di awal pertandingan," kata pemain 16 tahun itu yang berada di peringkat 23 dunia junior ranking.

“Penampilan saya meningkat di bagian akhir turnamen. Saya berhasil memenangkan empat pertandingan terakhir, tetapi itu tidak cukup baik bagi saya untuk lolos ke babak playoff (melawan senior).“

"Jadi pelajaran besar yang dipetik kali ini. Saya harus benar-benar mempersiapkan diri secara fisik dan mental sejak awal," ungkapnya.

Fazriq menekankan bahwa hasil pekan lalu tidak akan mempengaruhi keputusannya untuk memilih tunggal atau ganda sebagai spesialisasinya tahun depan.

Ia juga merupakan pebulutangkis ganda yang terbukti dan telah menunjukkan sekilas potensinya untuk meniru ayah legendarisnya Datuk Razif Sidek, yang bersama dengan pamannya, Jalani, memenangkan gelar ganda All England pada tahun 1982.

Dia saat ini adalah pasangan ganda putra No. 10 dunia dengan Justin Hoh, yang juga berusia 16 tahun.

“Tidak akan berpengaruh apa-apa karena saat ini saya bahkan belum memikirkannya (keputusan untuk spesialisasi sektor mana),” katanya

“Saya masih berusaha yang terbaik untuk kedua sektor tersebut. Saya tidak berpikir saya melakukannya dengan buruk untuk para pemain tunggal, sungguh. Dalam tantangan peringkat pertama (pada bulan Maret), saya memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan saya untuk menjadi peringkat kedua.”

Jika Fazriq akhirnya memilih nomor ganda, dia mengakui bahwa dia perlu mencari pasangan baru dan memulai dari awal karena Justin telah memilih nomor tunggal sebagai prioritasnya.

Artikel Tag: Fazriq, junior, bam

674  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini