banner babe

Susy Susanti: Pencapaian di WJC Luar Biasa

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 15 Okt 2019, 16:00 WIB
Susy Susanti: Pencapaian di WJC Luar Biasa

Alan Budikusuma-Leo Rolly Carnando-Daniel Martin-Susy Susanti/[Foto:PBSI]

Berita Badminton : Legenda bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Susy Susanti mengaku bangga atas pencapaian para pemain Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2019 yang baru saja usai pekan lalu (13/10) di Kazan Gymnasium Center, Rusia.

Tim junior Indonesia sukses membuat sejarah dengan meraih gelar turnamen beregu campuran atau yang juga dikenal dengan nama Piala Suhandinata untuk pertama kalinya. Dalam 16 edisi penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior sebelumnya, Indonesia belum pernah sekalipun membawa pulang gelar piala yang diambil dari nama Bapak bulu tangkis Indonesia itu.

Di turnamen individual atau yang juga biasa disebut Piala Eye Level, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Martin juga mencatat sejarah sebagai ganda putra pertama yang meraih medali emas sejak pasangan Budi Santoso/Kusno meraihnya 27 tahun silam di Kejuaraan Dunia Junior 1992.

"Waktu partai terakhir, Leo/Daniel, saya ada feeling, wah mungkin Indonesia juaranya di partai pertama dan terakhir, jadi pembuka dan penutup. Ternyata benar. Leo/Daniel luar biasa, Leo nggak terpengaruh hasil di ganda campuran, mereka yakin banget, dari awal sudah megang permainan. Biasanya kan baru masuk harus agak ngepasin dan belum siap, tapi ini mereka siap banget, mereka pantas untuk jadi juara," beber Susy.

Indonesia sejatinya berpeluang besar menjadi juara umun di Kejuaraan Dunia Junior kali ini jika mampu minimal meraih dua medali emas di turnamen individual. Namun sayang, dari tiga wakil yang tampil di laga puncak, hanya Leo/Daniel yang mampu meraih emas sementara ganda campuran, Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil dan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi harus puas meraih medali perak.

Meskipun begitu, pencapaian para pemain Indonesia patut mendapatkan apresiasi tinggi, mengingat untuk pertama kalinya Piala Suhandinata bisa pulang ke Tanah Air. Hasil ini juga imbas persiapan yang sangat panjang yang dilakukan oleh PBSI sejak setahun silam menjaring bibit-bibit unggul berkualitas dari berbagai daerah.

"Pencapaian di WJC menurut saya luar biasa, terutama perjuangan di beregu, anak-anak cetak sejarah. Ke depannya, kami harapkan usaha mereka harus ekstra lagi, jangan berhenti sampai di sini," ucap Susy.

Artikel Tag: Susy Susanti, Leo Rolly Carnando, Indah Cahya Sari Jamil, Daniel Martin, Kejuaraan Dunia Junior 2019

465  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini