Susy Evaluasi Penampilan Tim Indonesia di Hong Kong

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 25 Mar 2019, 23:30 WIB
Susy Evaluasi Penampilan Tim Indonesia di Hong Kong

Skuad Indonesia di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2019/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Tim Indonesia harus puas dengan capaian medali perunggu di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2019 yang berlangsung di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong. Dari hasil tersebut, ada beberapa hal yang perlu dibenahi dari para pemain.

Menurut Kepala Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, para pemain cenderung lemah dalam menghadapi tekanan dan gagal fokus di momen-momen akhir pertandingan hingga membuat sang lawan mampu membalikkan keadaan.

“Saya melihat ada beberapa hal yang masih harus ditambah dan dilatih lagi. Dari daya tahan, pola main, fokus itu yang paling penting. Banyak sekali kejadian ketika pemain kami sudah leading tapi malah lengah karena hilang fokus dan konsentrasi. Kemudian ada adaptasi lapangan juga yang harus dipercepat. Banyak hal non teknis yang perlu dimatangkan lagi dan disiapkan lagi untuk ke pertandingan berikutnya,” ujar Susy.

Di partai pertama ganda putra, Sabar/Frengky langsung di bawah penguasaan lawan dan gagal menguasai keadaan di game pertama. Memasuki game kedua, Sabar/Frengky sejatinya memulai dengan cukup baik. Mereka terus memimpin angka hingga 14-10. Namun sayang, setelahnya posisi poin kembali ketat dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang lebih berpengalaman mampu berbalik unggul.

Sementara di partai kedua tunggal putri, Ruselli Hartawan yang diturunkan sejatinya mampu memulai laga dengan mantap setelah unggul cepat 5-0 di awal laga. Namun selepas itu, Ruselli terus terdikte permainannya oleh Sayaka Takahashi yang tampil impresif hingga berhasil mengamankan kemenangan dua game langsung.

“Contohnya kemarin pasangan ganda putra, beberapa kali servis nyangkut. Kan itu nggak boleh. Atau pemain yang sudah tahu kalau main cepet-cepetan bakal kalah, maka harus dipelankan. Nah kadang-kadang mereka pola-pola seperti itu mereka masih belum cepat tanggap. Banyak pembelajaran buat para atlet yang main di sini. Yang mungkin juga baru pertama kali main beregu,” lanjut Susy.

Setelah pulang ke Tanah Air, para pemain Indonesia akan kembali tampil di turnamen India Open 2019 World Tour Super 500 yang dimulai tengah pekan ini di Stadion Indira Gandhi pada 26 hingga 31 Maret mendatang.

Artikel Tag: Ruselli Hartawan, Frengky Wijaya Putra, Sabar Karyaman Gutama, Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2019

570  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini