Rashid Sidek Ragukan Peluang Malaysia di Piala Thomas 2026

Leong Jun Hao-Justin Hoh-Aidil Sholeh/[Foto:Thestar]
Kuala Lumpur - Peluang Malaysia mengakhiri penantian 34 tahun untuk mengangkat Piala Thomas tampaknya tipis untuk edisi 2026, kata legenda bulu tangkis Datuk Rashid Sidek.
Ia mengatakan bahwa penampilan yang kurang memuaskan dari para pemain tunggal putra nasional belakangan ini menunjukkan bahwa Malaysia akan menghadapi misi yang sulit di babak Final yang akan diadakan mulai 24 April hingga 3 Mei di Horsens, Denmark.
“Secara realistis, sangat sulit (bagi Malaysia) untuk menjadi juara. Salah satu faktornya adalah susunan pemain tunggal putra kita, dan dari situ saja Anda sudah bisa melihat kerugian dibandingkan dengan negara lain yang memiliki pemain peringkat 10 besar,” katanya.
“Siapa di antara pemain tunggal putra kita yang menjadi juara Tur Dunia tahun lalu? Jika ada, mereka bukan di turnamen besar. Lihat juga pemain top kita, Leong Jun Hao, yang tersingkir lebih awal di lima turnamen yang diikutinya tahun ini."
“Bukan berarti kami meremehkannya, tetapi itulah kenyataannya,” tambahnya.
Selain Leong Jun Hao, yang berada di peringkat dunia No. 23, Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) juga akan mengandalkan Justin Hoh (No. 40), Aidil Sholeh Ali Sadikin (No. 52) dan pemain profesional Lee Zii Jia (No. 83) untuk memikul tantangan negara tersebut.
Gelar World Tour terakhir untuk Malaysia diraih oleh Lee Zii Jia, yang memenangkan Australian Open (Super 500) tahun 2024, sementara Aidil Sholeh adalah anggota skuad Piala Thomas 2026 terakhir yang terpilih dan memenangkan gelar, yaitu Sri Lanka International Challenge tahun 2025.
Rashid Sidek mengatakan kekuatan Malaysia di nomor ganda putra tidak cukup untuk menutupi kekurangan mereka di nomor tunggal.
“Kekuatan kami lebih terletak pada nomor ganda, tetapi jika satu pasangan kalah, itu akan menimbulkan masalah besar bagi tim. Kami membutuhkan dua poin dari nomor ganda jika ingin menang. Jadi, nomor tunggal putra juga harus meningkatkan performanya,” ujarnya.
Tantangan ganda putra Malaysia akan dipimpin oleh pasangan peringkat 2 dunia Aaron Chia / Soh Wooi Yik, serta Man Wei Chong-Tee Kai Wun, dan pasangan profesional Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Mohd Rumsani.
Rashid Sidek , yang merupakan bagian dari skuad yang terakhir kali mengangkat Piala Thomas untuk Malaysia pada tahun 1992, mengatakan bahwa mencapai semifinal saja sudah dianggap sebagai prestasi yang baik berdasarkan susunan pemain saat ini di Horsens.
“Jika mereka berhasil mencapai semifinal, itu akan bagus dengan skuad yang kita miliki saat ini. Medali akan berada di tangan, dan setidaknya kebanggaan nasional akan terjaga,” katanya.
Tim Malaysia tergabung dalam Grup B bersama Jepang, Inggris, dan Finlandia di Piala Thomas 2026.
Mengenai skuad Piala Uber, Rashid Sidek mengatakan kembalinya pasangan peringkat 2 dunia Pearly Tan-M. Thinaah akan memperkuat tantangan Malaysia setelah mereka absen pada edisi sebelumnya di Chengdu, China, untuk fokus pada persiapan Olimpiade Paris 2024.
Meskipun tim nasional mungkin mencapai perempat final, mereka diperkirakan akan menghadapi tantangan berat untuk mengamankan tempat di semifinal.
“China, Indonesia, dan Korea Selatan adalah tim-tim kuat di Piala Uber. Jika kami bertemu salah satu dari tiga tim tersebut di perempat final, para pemain bisa berjuang, tetapi kemenangan akan sangat sulit,” ujarnya.
Pemain lain dalam skuad Piala Uber 2026 adalah K. Letshanaa bersama Wong Ling Ching, Siti Zulaikha Azmi dan pemain profesional Goh Jin Wei di nomor tunggal, sementara pasangan ganda putri adalah Ong Xin Yee-Carmen Ting dan Low Zi Yu-Noraqilah Maisarah Ramdan.
Tim putri tergabung dalam Grup B bersama Jepang, Turki, dan Afrika Selatan.
Artikel Tag: rashid sidek, leong jun hao, lee zii jia, goh sze fei, aaron chia, piala thomas 2026, piala uber 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/rashid-sidek-ragukan-peluang-malaysia-di-piala-thomas-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini