Qingdao Renzhou Juara Liga Super Bulutangkis China 2020

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 15 Sep 2020, 15:30 WIB
Zheng Siwei Bawa Qingdao Renzhou Juara Liga Super Bulutangkis China 2020

Zheng Siwei-Huang Yaqiong/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton : Setelah 17 hari pertempuran sengit, Liga Super Bulutangkis China 2020 berakhir dengan sukses pada Senin (14/9) malam waktu Beijing. Dalam pertarungan itu, tim Qingdao Renzhou yang membawa 9 juara dunia dan lineup super mewah, mengalahkan tim Ruichang Biyuan untuk memenangkan trofi juara Liga Super Bulutangkis China 2020.

Dalam line up yang menentukan, kedua tim mengirimkan barisan terkuat, dan hampir setiap pertandingan berlangsung panas dan menarik.

Pertama-tama, Zheng Siwei yang mewakili Qingdao akan bermain di nomor ganda putra dan ganda campuran masing-masing dengan Wang Yilu dan Huang Dongping. Dalam duel ganda campuran, ia akan bersaing dengan Huang Yaqiong yang mewakili Ruichang di kubu lawan.

Di partai pertama ganda putra, Zheng Siwei/Wang Yilu mengalahkan pasangan Li Junhui/Ren Xiangyu 3-0, dan tim Qingdao memimpin 1-0.

Sedangkan di partai kedua tunggal putra, Lu Guangzu melawan Li Shifeng dengan kemenangan 11-7, 11-8 dan 12-10. Lu Guangzu, yang memainkan peran stabil di liga, sekali lagi berkontribusi untuk tim, dan membawa tim Qingdao memimpin 2-0.

Dalam pertandingan ketiga sektor ganda campuran, pasangan Qingdao Renzhou, Zheng Siwei/Huang Dongping melawan Feng Yanzhe/Huang Yaqiong dari Ruichang Biyuan.

Di musim reguler, tim Qingdao kalah 2-3 dari tim Ruichang. Feng Yanzhe-lah yang berkontribusi untuk tim Ruichang. Di pertandingan itu, dia bersama Huang Yaqiong di ganda campuran, berhasil mengalahkan Wang Yilu/Huang Dongping yang merupakan pasangan peringkat dua dunia.

Untuk bertarung lagi di laga final, pasangan Huang Dongping diubah menjadi Zheng Siwei, sedangkan Ruichang masih menurunkan Feng Yanzhe/Huang Yaqiong.

Huang Yaqiong dengan bercanda berkata sebelum pertandingan bahwa Zheng Siwei tidak akan menunjukkan belas kasihan ketika dia melihatnya, dia akan membunuh lebih ganas. Benar saja, dalam pertarungan langka antara mereka berdua, keduanya mencoba yang terbaik untuk tidak meninggalkan jejak kasih sayang kepada pasangan dekat mereka.

Di game pertama, mereka bertarung hingga imbang 12-12 sebelum akhirnya Feng Yanzhe/Huang Yaqiong menang 14-12. Ketegangan di game kedua semakin memanas, Feng Yanzhe/Huang Yaqiong yang sempat tertinggal, berhasil mendekat hingga menyamakan kedudukan menjadi 10-10 di saat-saat terakhir. Setelah itu, kedua kubu bertarung menjadi 11-11, 12-12, 13-13, dan 14-14. Akhirnya, Huang Yaqiong yang gagal mengecoh di depan net, dimanfaatkan Zheng Siwei/Huang Dongping untuk merebut permainan yang mendebarkan dengan 15-14.

Karena tempo permainan di dua game pertama, pada game ketiga, stamina fisik kedua belah pihak menurun, terutama kecepatan Feng Yanzhe melambat dan kekuatan serangannya melemah. Sebaliknya, performa Zheng Siwei/Huang Dongping lebih stabil, mereka memenangkan dua game berturut-turut dengan 11-5 dan 11-8, dan memenangkan pertarungan alot 3-1.

Pada titik ini, Qingdao Renzhou mencetak kemenangan 3-0 dan dinobatkan sebagai juara Liga Super Bulutangkis China 2020.

Artikel Tag: Zheng Siwei, Huang Yaqiong, Liga Super Bulutangkis China 2020, Qingdao Renzhou

1152  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini