Pujian Morten Frost Kepada Legenda Bulu Tangkis India

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 25 Feb 2019, 08:00 WIB
Pujian Morten Frost Kepada Legenda Bulu Tangkis India

Morten Frost-Prakash Padukone-Viswanathan/[Foto:Sportstarlive]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Pada awal tahun 1980-an, ketika legenda bulu tangkis India, Prakash Padukone, memutuskan pensiun dan meninggalkan tim nasional Denmark selama bertahun-tahun sejak berlatih di sana, ia meninggalkan dampak yang luar biasa kepada para pemain muda Denmark. Tidak ada yang bisa melihatnya lebih baik daripada Morten Frost, mantan pemain no 1 dunia dan pemenang empat gelar All England.

"Dia membantu meningkatkan level permainan saya," kenang Frost.

“Dia menaikkan standar yang tidak saya miliki sebelumnya. Dia adalah pemain yang lebih baik dari saya ketika dia tiba, tetapi saya ternyata lebih baik dari dia ketika dia pergi," ungkapnya.

Semasa aktif bermain, Prakash Padukone sukses meraih banyak gelar juara seperti London Masters Open, Denmark Open dan Swedish Open. Ia menjuarai All England Open pada tahun 1980 saat menghadapi legenda bulu tangkis Indonesia, Liem Swie King di final. Sepanjang kariernya ia banyak berlatih di Denmark, dan memiliki persahabatan dekat dengan pemain-pemain Eropa seperti Morten Frost.

Jika Frost dapat membantu mengasah kemampuan para pemain muda di Akademi Bulu Tangkis Prakash Padukone (PPBA) seperti apa yang dilakukan Prakash kepadanya, itu akan menjadi pembalasan yang mulia dalam persahabatan mereka seumur hidup.

"Dia memiliki kemampuan mengidentifikasi pemain muda," kata Padukone.

“Saya ingat dia memberi tahu kami sepuluh tahun yang lalu tentang Viktor Axelsen. Dia memiliki bakat itu dan juga dalam memberi mereka input yang tepat. Saya sangat yakin bahwa kami akan mendapat manfaat dari pengalamannya yang luar biasa,” tambahnya.

Padukone juga percaya bahwa Frost dapat secara efektif menggabungkan pengetahuannya dengan metode modern, di mana yang terakhir adalah saat menjalani tugas melatih di Eropa dan Asia.

"Ini masalah tentang bergerak seiring waktu. Mengambil beberapa hal baik dari masa lalu dan menggabungkannya dengan tren baru untuk mendapatkan pemain yang lebih lengkap. Permainan hari ini lebih cepat, pemain memukul shuttlecock lebih keras tetapi saya juga berpikir mereka membuat kesalahan lebih banyak,” jelas Frost.

“Bulu tangkis juga mendapat lebih banyak istirahat sekarang. Wasit selalu berusaha mendorong para pemain untuk terus bermain, tetapi entah bagaimana kami selalu perlu menyeka lantai, handuk atau air minum yang menghasilkan pertandingan lebih lama. Tapi itu memberi mereka kekuatan ekstra untuk bergerak lebih cepat untuk periode waktu yang lebih singkat sedangkan kami harus merentangkannya sedikit," tambahnya.

Frost mengakui bahwa para pemain di zaman sekarang lebih baik daripada yang ada di zamannya dan sektor tunggal putri cukup merata kekuatannya saat ini.

“Bulu tangkis tunggal putri tidak pernah memiliki tingkat setinggi ini. Ini adalah kategori yang paling kompetitif dari kelima sektor di kancah dunia. Ada penyebaran wilayah dan kepribadian yang bagus dan gaya bermain yang bagus,” tegas Frost.

Artikel Tag: morten frost, Prakash Padukone, All England

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/pujian-morten-frost-kepada-legenda-bulu-tangkis-india
4330  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini