Pearly Tan Tak Kecewa Meski Tersingkir di Babak Pertama Japan Open 2026

Pearly Tan-M Thinaah/[Foto:Thestar]
Kalah di babak pertama Japan Open 2026 adalah pil pahit yang harus ditelan Pearly Tan, tetapi tentu saja merupakan sebuah kelegaan besar untuk menyelesaikan pertandingan tanpa cedera.
Pearly Tan dan M Thinaah, yang mencapai final tahun lalu, secara mengejutkan mengalami kekalahan 21-9, 17-21, 17-21 dari pasangan Taiwan, Hsu Yin-hui-Lin Jhih-yun, di Gimnasium Metropolitan Tokyo kemarin.
Ini adalah kekalahan pertama Pearly-Thinaah dari pasangan peringkat 12 dunia dalam empat pertemuan setelah memenangkan tiga pertemuan sebelumnya, termasuk di Kejuaraan Asia di Ningbo pada bulan April.
Setelah mengalami beberapa masalah cedera dalam beberapa bulan terakhir, Pearly mengakui bahwa menjaga kesehatan kini menjadi perhatian utamanya, terutama dengan Kejuaraan Dunia di New Delhi yang kurang dari lima minggu lagi.
“Saya sangat senang bisa bermain di lapangan dan menyelesaikan pertandingan dengan selamat. Bagi saya, kesehatan saya lebih penting saat ini,” kata Pearly Tan.
“Saya hanya berusaha untuk mendapatkan kembali momentum saya, menghargai setiap pertandingan, dan melakukan yang terbaik, baik menang maupun kalah.”
“Saya rasa saya sudah pulih dengan baik dan semuanya baik-baik saja untuk saat ini. Saya hanya perlu bermain aman karena saya tahu saya lebih rentan dan saya mengalami banyak cedera akhir-akhir ini.”
“Ini adalah masa yang sulit, tetapi tim telah banyak membantu saya dan membantu saya pulih lebih cepat sehingga saya dapat bermain di turnamen lagi.
“Saya sangat senang dan saya berharap dapat terus bermain dengan aman menjelang kejuaraan dunia,” kata Pearly dalam wawancara pasca pertandingan dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Dalam kekalahan mereka melawan Hsu-Lin, Pearly Tan mengakui bahwa mereka bersalah karena terburu-buru dalam melakukan tembakan di momen-momen krusial, yang menyebabkan kesalahan fatal.
“Saya rasa di momen-momen krusial, kami terlalu terburu-buru untuk menyelesaikan tembakan dan itu menyebabkan banyak kesalahan yang seharusnya tidak kami lakukan.
“Itu juga yang membuat kami terpuruk. Di momen-momen krusial, kami tidak bisa mendapatkan poin yang kami butuhkan karena kami terlalu terburu-buru,” kata Pearly.
Pearly Tan terpaksa menarik diri dari Final Piala Uber di Horsens, Denmark, pada menit-menit terakhir di bulan April karena cedera punggung.
Beberapa minggu lalu, pemain bulu tangkis kelahiran Kedah ini juga mengalami ketidaknyamanan di pergelangan kakinya dan harus berlatih memukul kok sambil duduk.
Pearly-Thinaah mencetak sejarah tahun lalu ketika mereka menjadi pasangan ganda putri Malaysia pertama yang memenangkan medali perak di Kejuaraan Dunia di Paris.
Artikel Tag: pearly tan, m thinaah, japan open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/pearly-tan-tak-kecewa-meski-tersingkir-di-babak-pertama-japan-open-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini