Para Pemain Ganda Putra Indonesia Gagal Kelola Tekanan Dengan Baik

Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto/[Foto:PBSI]
Berita Badminton : Ganda putra Indonesia salah satu sektor yang tengah menjadi sorotan menyusul kegagalan Merah Putih meraih medali emas Kejuaraan Dunia 2023 di Kopenhagen Denmark pada pekan lalu.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky mengatakan bahwa para pemain ganda putra gagal mengelola tekanan dengan baik meskipun sudah mengeluarkan kemampuan terbaik.
"Di ganda putra, pemain sudah tampil optimal dan menunjukkan yang terbaik Mereka kalah setelah lewat perjuangan keras di lapangan. Di ganda putra, ada pressure yang demikian berat ke para pemain. Mereka kalah karena bebannya terlalu berat," ungkap Rionny melalui keterangan pers Humas PP PBSI, Senin (28/8) petang WIB.
Indonesia sejatinya memasang target setidaknya mampu membawa pulang dua medali emas di Kejuaraan Dunia tahun ini.
Dua medali emas diharapkan bisa dibawa pulang dari sektor tunggal putra dan ganda putra di mana pemain Merah Putih menempati posisi unggulan.
Namun, alih-alih membawa dua pulang emas, dua sektor tersebut justru melempem di babak awal dmana kejuatan terjadi dengan tersingkirnya pasangan peringkat 1 dunia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto di babak 32 besar menyerah dari wakil Taiwan, Lee Jhe Huei / Yang Po Hsuan.
"Fajar/Rian tak bisa maksimal. Padahal keduanya jadi ujung tombak. Mereka mendapat tekanan, sehingga power, speed, dan fokus tak bisa mengatasi lawan. Memang sudah bisa menyerang tapi tak tembus," Rionny, menanggapi kekalahan ganda putra andalan Indonesia tersebut.
Merah Putih pada akhirnya membawa pulang satu medali perak yang diraih oleh pasangan Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Artikel Tag: Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Indonesia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/para-pemain-ganda-putra-indonesia-gagal-kelola-tekanan-dengan-baik
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini