Minus 31 Miliar Selama 2 Tahun, Badminton Jepang Berhemat Pasca Olimpiade

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 23 Feb 2024, 03:00 WIB
Minus 31 Miliar Selama 2 Tahun, Badminton Jepang Akan Berhemat Pasca Olimpiade

Yuki Fukushima-Sayaka Hirota/[Foto: Badminton Photo]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Presiden Asosiasi Badminton Jepang (NBA), mengatakan dalam sebuah wawancara pada pekan lalu, karena pendapatan yang tidak mencukupi, defisit tim nasional mencapai 300 juta yen atau berkisar 31 miliar rupiah selama dua tahun berturut-turut, situasi keuangan kini sangat parah, setelah Olimpiade Paris, pengiriman jumlah pemain untuk kompetisi di luar negeri akan berkurang.

Asosiasi Badminton Jepang telah menjadi tuan rumah Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia pada tahun 2022, yang mengakibatkan peningkatan biaya yang signifikan. Menurut "Kyodo News", defisit pada tahun 2022 akan menjadi 370 juta yen atau berkisar 38 miliar rupiah, dan diperkirakan penyelesaian pada tahun 2023 juga akan mengalami peningkatan defisit sekitar 300 juta yen.

Akibat pengurangan subsidi dan peningkatan biaya ekspedisi Olimpiade Paris, yang juga terkena dampak depresiasi yen, Asosiasi Bulu Tangkis Jepang juga mengalami kesulitan keuangan.

Jika utangnya terus bertambah, status badan hukum kepentingan umum bisa dicabut.

Media Jepang "Sponichi Annex" memberitakan bahwa Mitsuru Murai mengatakan kebijakan yang ada akan tetap dipertahankan sebelum Olimpiade Paris, namun setelah Olimpiade Paris, jumlah atlet yang bertanding di luar negeri dan frekuensi pengiriman pemain akan dikurangi secara signifikan.

Pada tahun 2022, mantan karyawan Asosiasi Bulu Tangkis Jepang terlibat dalam penggelapan dana publik sebesar 6,8 juta yen (sekitar NT$1,48 juta) atau berkisar 700 juta rupiah, yang menyebabkan perombakan besar Asosiasi Bulu Tangkis Jepang.

Para pemain tim nasional Jepang yang berpeluang lolos Olimpiade Paris 2024 adalah tunggal putra peringkat 6 dunia, Kodai Naraoka, tunggal putri peringkat 4 dunia, Akane Yamaguchi, mantan juara dunia, Takuro Hoki / Yugo Kobayashi, Yuki Fukushima Sayaka Yamamoto di ganda putri serta Yuta Watanabe Arisa Higashino di ganda campuran.

Artikel Tag: Badminton Jepang, NBA, kento momota, Kodai Naraoka, Akane Yamaguchi

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/minus-31-miliar-selama-2-tahun-badminton-jepang-berhemat-pasca-olimpiade
688  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini