Milan Barbir, Pejuang Shuttle Time Asal Serbia Yang Gigih

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 10 Mei 2021, 14:00 WIB
Milan Barbir, Pejuang Shuttle Time Asal Serbia Yang Gigih

Milan Barbir/[Foto:Badmintoneurope]

Berita Badminton : Temui Milan Barbir, Koordinator Nasional Waktu Shuttle Time di Serbia. Cari tahu pekerjaan luar biasa yang dia lakukan dan bagaimana semuanya dimulai.

"Saya lahir di Zagreb, Kroasia, di keluarga kelas pekerja, dan sangat mencintai sepak bola. Saya berada di Yugoslavia di bawah tim nasional 15/17 tahun 1992. Keluarga saya terpaksa meninggalkan Kroasia karena perang dan pindah ke Novi Sad, Serbia," kata Milan Barbir mengawali.

"Sahabat baru saya pernah memainkannya di Australia pada tahun 1993. Ketika dia mengunjungi sepupunya dan karena persaingan kami dalam olahraga, tidak dapat dipungkiri bahwa kami menguji kemampuan bulutangkis kami satu sama lain. Di Serbia pada saat itu tidak ada internet dan bulu tangkis tidak ada. Secara kebetulan pada tahun 1998, saya mengetahui bahwa dalam kelompok olah raga saya Fakultas Pendidikan Jasmani, ada seorang juara nasional yang baru dinobatkan. Melalui dia saya mengetahui tentang klub bulu tangkis di kota saya Novi Sad dan saya kemudian mulai berlatih di sana dengan tujuan untuk mengalahkan sahabat saya. Saya berumur 22 tahun ketika saya mengalahkannya."

"Sesuatu membuat saya tetap berhubungan dengan olahraga ini meskipun tidak ada uang atau hadiah lainnya, kecuali kesenangan murni dan getaran yang baik. Setelah beberapa tahun saya berhenti bermain sepak bola, mendirikan klub bulu tangkis baru, menjadi pemain / pelatih dan pada tahun 2003, memenangkan dua dari enam gelar nasional saya. Tak lama setelah saya menjadi pelatih kepala nasional dan saya masih mencintai pekerjaan saya seperti hari pertama," ungkapnya.

Apa Arti Bulu Tangkis

"Saya tinggal dan menghidupi keluarga saya dengan bulu tangkis. Budaya bulutangkis bagus dan unik, orang-orang yang terlibat di dalamnya brilian dan olahraganya sendiri sangat menarik di berbagai tingkatan," kata Milan.

"Saya belum pernah bertemu orang yang tidak menyukai bulu tangkis. Tantangan di negara kita adalah memberikan kesempatan dan eksposur yang cukup."

Dampak Waktu Shuttle Time

"Orang-orang senang dengan Waktu Shuttle Time. Ini telah berdampak pada banyak sekali anak dan guru, tetapi ada tantangan operasional. Ini adalah proses yang berkelanjutan dan saya yakin itu akan terus berkembang."

"Guru baru sangat senang dengan kemungkinan tak terbatas dari program ini. Mudah dijalankan, semua orang dapat berpartisipasi bahkan tanpa pengetahuan sebelumnya dan itu membuatnya menarik," tegas Milan Barbir.

Artikel Tag: Milan Barbir, shuttle time, Serbia

427  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini