Menangi Australia Open, Alwi Farhan Tebus Kegagalan di Piala Thomas

Alwi Farhan/[Foto:PBSI]
Sydney - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, telah membungkam para kritikusnya dengan cara yang meyakinkan setelah meraih gelar Super 500 keduanya di Australia Open 2026 pada 14 Juni (Minggu).
Pemain peringkat 13 dunia, Alwi Farhan, dengan cepat mengalahkan petenis Tiongkok peringkat 73 dunia, Dong Tianyao, dengan skor 21-13, 21-13 di Quaycentre, Sydney. Kemenangan ini menambah koleksi gelar Super 500-nya setelah kemenangan di kandang sendiri pada Indonesian Masters di bulan Januari.
Pemain berusia 21 tahun itu sangat gembira mendapatkan kemenangan keduanya tahun ini, tetapi mengakui bahwa itu bukanlah prestasi yang mudah, terutama setelah kekecewaan di Final Piala Thomas di Horsens, Denmark, pada bulan Mei.
Indonesia dikejutkan dengan kekalahan 4-1 dari Prancis dan gagal lolos dari babak penyisihan grup, setelah Alwi kalah dari Alex Lanier di pertandingan kedua.
"Saya merasa sangat bahagia bisa menang karena beberapa bulan terakhir ini sangat sulit bagi saya sejak Piala Thomas," kata Alwi kepada Asosiasi Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
"Tapi saya berterima kasih kepada semua orang atas dukungannya, bahkan kepada mereka yang telah mengkritik saya."
"Ini adalah perjalanan yang harus saya lalui. Ini tidak mudah dan memiliki banyak tantangan di depan, tetapi saya meyakinkan diri sendiri bahwa saya tidak akan menyerah dan akan selalu bekerja keras untuk menjadi lebih baik."
Kemenangan Alwi Farhan di Sydney sedikit menebus kekecewaan Indonesia di nomor ganda putra dan ganda putri, karena kedua pasangan tersebut kalah dari China di laga final.
Unggulan ketiga Sabar Gutama-Moh Reza Pahlevi kalah 15-21, 19-21 dari unggulan keempat Chen Boyang-Liu Yi, sementara Jia Yifan-Zhang Shuxian mengalahkan Febriana Dwipuji-Meilysa Trias 24-22, 21-13.
Artikel Tag: pbsi, alwi farhan, australia open 2026, dong tian yao
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/menangi-australia-open-alwi-farhan-tebus-kegagalan-di-piala-thomas

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini