Malaysia Open Jadi Final Pertama Kunlavut Vitidsarn di Level Super 1000

Kunlavut Vitidsarn/[Foto: Badminton Thailand]
Kuala Lumpur - Pebulutangkis Thailand Kunlavut Vitidsarn sangat gembira setelah akhirnya mengakhiri penantian panjangnya untuk mencapai final World Tour Super 1000.
Kunlavut Vitidsarn telah membangun reputasi sebagai pemain turnamen besar, terutama dengan meraih gelar juara dunia 2023 dan memenangkan medali perak di Olimpiade Paris 2024, tetapi penampilan di final Super 1000 terbukti sulit diraih baginya sebelum ini.
Pemain berusia 24 tahun itu mengakhiri penantiannya dengan gemilang dengan mengalahkan pemain Indonesia peringkat 4 dunia, Jonatan Christie, dengan skor 21-16, 21-16 di semifinal Malaysian Open di Axiata Arena, Bukit Jalil, pada hari Sabtu (10 Januari).
Meskipun skor akhir menunjukkan pertandingan yang berjalan mudah, itu tidak menceritakan keseluruhan cerita karena Kunlavut Vitidsarn harus tetap sabar dan menahan banyak tekanan selama beberapa reli panjang sebelum akhirnya keluar sebagai pemenang dalam waktu 63 menit.
Pemain Thailand itu mengungkapkan kegembiraannya setelah terobosan tersebut, dan memberikan pujian kepada para penggemar yang membuatnya merasa seperti bermain di kandang sendiri.
"Biasanya, saya akan kalah di babak-babak awal turnamen Super 1000. Jadi, saya sangat senang bisa mencapai final pertama saya di level ini," kata Kunlavut.
"Saya merasa seperti bermain di kandang sendiri dan saya sangat senang karena banyak penggemar yang hadir di sini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka."
"Pertandingan hari ini (Sabtu) berlangsung lama. Koknya sangat lambat dan saya perlu menggunakan banyak tenaga untuk menyerang, dan untungnya, saya berhasil melakukannya dan mengendalikan pertandingan."
Pemain peringkat 2 dunia selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan antara pemain peringkat 1 dunia asal Tiongkok, Shi Yuqi, dan pemain Denmark, Anders Antonsen (peringkat 3), untuk memperebutkan gelar juara pada hari Minggu (11 Januari).
Pemain Thailand itu menantikan pertandingan final tetapi memperkirakan pertandingan yang sulit.
"Saya merasa bersemangat untuk bermain besok (Minggu) di final. Ini tidak akan mudah, tetapi saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menang," kata Kunlavut.
"Saya perlu istirahat yang cukup dan mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan."
Artikel Tag: Kunlavut Vitidsarn, Jonatan Christie, Shi Yuqi, Malaysia Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/malaysia-open-jadi-final-pertama-kunlavut-vitidsarn-di-level-super-1000
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini