Legenda Malaysia Juara Piala Thomas & All England Tan Yee Khan Berpulang

Tan Yee Khan/[Foto:NST]
Kuala Lumpur - "Dia telah pergi untuk bergabung dengan Boon Bee. Semoga mereka bertemu di surga, semoga mereka juga menjadi juara di sana." Hal ini disampaikan oleh Datuk Yew Cheng Hoe setelah legenda bulu tangkis Datuk Tan Yee Khan meninggal dunia di Ipoh hari ini pada usia 85 tahun. Yee Khan dan almarhum Datuk Ng Boon Bee membentuk salah satu pasangan ganda putra terbaik Malaysia.
Selain prestasinya di Piala Thomas, Tan Yee Khan juga menaklukkan All England sebelum menjadi pemain top nasional.
Tan Yee Khan adalah pria dengan banyak bakat, dan juga dikenal sebagai pelatih yang hebat.
Cheng Hoe, yang bermain di tim Piala Thomas 1967 yang berjaya bersama Yee Khan, mengatakan bahwa Yee Khan adalah salah satu pemain ganda putra terhebat yang pernah ia saksikan bersama Boon Bee.
Yee Khan–Boon Bee adalah juara All England dua kali (1965-1966) dan merupakan anggota kunci dari skuad Malaysia yang merebut kembali Piala Thomas dari Indonesia pada tahun 1967.
Cheng Hoe mengatakan Tan Yee Khan menderita demensia dan sakit selama lebih dari setahun.
"Yee Khan dan saya pernah menjadi rival di lapangan dan rekan satu tim di panggung internasional. Kami sudah saling mengenal selama lebih dari 60 tahun dan saya merasa sangat sedih atas kepergiannya."
"Dia adalah pemain bulu tangkis yang berdedikasi dan serius dalam latihan, sangat agresif, tetapi di balik kepribadiannya yang keras itu — dia adalah pria berhati emas dan inilah alasan mengapa saya sangat menghargai persahabatannya."
"Negara ini telah kehilangan seorang atlet hebat di zamannya — salah satu pemain ganda terbaik yang pernah saya saksikan."
Sementara itu, Datuk Razif Sidek mengatakan bahwa ia berhutang budi kepada mantan pelatihnya, Yee Khan, karena telah membimbingnya dan Jalani Sidek meraih gelar All England tahun 1982, gelar pertama Malaysia sejak tahun 1966.
Secara kebetulan, Boon Bee-Yee Khan-lah yang memenangkan gelar All England pada tahun 1966 bersama pemain andalan tunggal putra, Datuk Tan Aik Huang.
"Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi bulu tangkis. Kami selamanya berhutang budi padanya karena dia adalah pelatih kami di Wembley Arena. Dia tahu apa yang dibutuhkan untuk menang di sana dan dia membimbing kami meraih gelar juara," kenang Razif
. "Dia juga merupakan pelatih kepala tim nasional pertama Malaysia dan seseorang yang memperkenalkan metode pelatihan baru seperti meningkatkan gerakan pergelangan tangan, lari di pantai, dan latihan gerak kaki."
Razif mengatakan Tan Yee Khan akan membawa skuad nasional, termasuk pemain tunggal terbaik Datuk Misbun Sidek, ke Pulau Pangkor untuk pelatihan karena ia memiliki Seaview Hotel & Holiday Resort.
"Dia memperkenalkan lari di pantai dan latihan gerakan kaki di pasir untuk meningkatkan kekuatan kaki, dan kami akan pergi ke Pangkor untuk berlatih dan menginap di resornya juga. Dia juga dikenal karena mengecoh lawan dengan gerakan pergelangan tangannya, dan kami juga belajar banyak trik."
Artikel Tag: Jalani Sidek, Misbun Sidek, badminton Malaysia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/legenda-malaysia-juara-piala-thomas-all-england-tan-yee-khan-berpulang
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini