banner babe

Lee Zii Jia Ternyata Terinspirasi Pukulan Backhand Taufik Hidayat

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 15 Okt 2019, 06:30 WIB
Lee Zii Jia Ternyata Terinspirasi Pukulan Backhand Taufik Hidayat

Taufik Hidayat Saat Jumpa Penggemar di Kuala Lumpur/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pukulan backhand mematikan Lee Zii Jia yang mengejutkan pemain peringkat 1 dunia, Kento Momota dua kali di Korea Open dua minggu lalu telah menjadi pembicaraan di dunia bulu tangkis beberapa waktu lalu.

Pukulan itu ternyata terinspirasi dari legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat. Zii Jia kalah pada pertandingan perempat final melawan Momota dengan 15-21 dan 19-21 yang akhirnya keluar sebagai juara, namun langkah yang dilakukan Zii Jia terinspirasi Taufik cukup mencuri perhatian.

Zii Jia sendiri membagikan video pukulan backhandnya yang menakjubkan di akun Instagram-nya dan sejak itu telah ditonton hampir 42.000 kali.

Secara kebetulan, Taufik tengah berada di Kuala Lumpur pada Sabtu (12/10) lalu untuk sesi pertemuan para penggemar Yonex, dimintai pendapatnya tentang hal itu.

"Saya sadar akan hal itu tetapi saya belum melihat videonya," kata Taufik.

“Namun itu tidak mudah untuk dilakukan. Butuh banyak latihan untuk memperbaikinya. Saya sangat tersanjung mengetahui bahwa saya yang menginspirasinya (dalam melakukan backhand smash),” ungkapnya.

Sementara itu, Taufik mengakui bahwa ia tidak terlalu mengikuti kemajuan Zii Jia, namun ia berharap pemain peringkat 15 dunia itu bisa menjadi jawaban bagi Malaysia akan pencarian pengganti sepadan bagi legenda mereka, Lee Chong Wei.

“Saya tahu Zii Jia tapi saya belum benar-benar melihatnya bermain. Saya berharap permainannya akan terus tumbuh dan dia akhirnya bisa menjadi Lee Chong Wei berikutnya," kata peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu.

"Saya tahu kekuatan sektor tunggal putra Malaysia saat ini tidak besar, jadi mari kita berharap Zii Jia akan menjadi salah satunya. Saya berharap yang terbaik untuknya,” tambahnya.

Taufik percaya kompetisi tunggal putra di Olimpiade Tokyo tahun depan akan sangat terbuka meskipun Momota menjadi pemain yang susah untuk dikalahkan saat ini.

"Meskipun Momota sangat konsisten saat ini dengan memenangkan banyak gelar, saya masih berpikir semua pemain memiliki kesempatan untuk memenangkan emas di Tokyo," kata Taufik.

“Kami tidak bisa mengesampingkan yang lain... rekan saya Anthony (Ginting) dan Jonatan (Christie) serta pemain top dari China dan Taiwan. Momota jelas memiliki sedikit keunggulan tetapi saya tidak akan mengatakan bahwa medali emas adalah mutlak miliknya," tegas pemilik medali emas Asian Games Busan 2002 dan Doha 2006 itu.

Artikel Tag: taufik hidayat, Lee Zii Jia, lee chong wei, olimpiade tokyo 2020

1503  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini