Lee Chong Wei Ancam Para Pemain Yang Tak Mau Tunduk Pada Aturan

Lee Chong Wei-Lin Dan/[Foto:AFP]
Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan tunduk pada tekanan atau ancaman apa pun dari para pemain. Ketua Komite Kinerja BAM, Datuk Seri Lee Chong Wei, mengatakan para pemain tidak boleh melupakan kontribusi badan pengatur tersebut, yang telah membentuk mereka sejak tahap awal karier mereka dengan menyediakan pelatihan, fasilitas, dan lingkungan pengembangan sebelum mereka muncul sebagai nama-nama besar di dunia bulu tangkis.
Lee Chong Wei mengatakan bahwa memenangkan gelar-gelar besar seperti Kejuaraan Dunia bukanlah izin bagi pemain mana pun untuk menekan asosiasi yang telah memainkan peran penting sepanjang karier mereka.
"Dari mana para pemain itu berasal? Di mana mereka berlatih saat masih muda? Mereka berlatih di ABM (Akademi Bulu Tangkis Malaysia). Dari tidak punya apa-apa hingga sekarang memiliki sesuatu, siapa yang membantu mereka? BAM."
"Jika Anda hanya memenangkan gelar juara dunia dan kemudian menggunakan itu untuk menekan asosiasi, saya rasa asosiasi tidak takut. Dengan manajemen BAM yang baru, kami tidak takut. Saya bisa mengatakan itu secara langsung," kata Chong Wei ketika dihubungi.
Lee Chong Wei mengomentari laporan yang melibatkan pemain ganda putra nasional Soh Wooi Yik, yang mengisyaratkan bahwa ia akan mempertimbangkan semua opsi, termasuk kemungkinan menjadi pemain profesional, untuk memastikan kemitraannya dengan Aaron Chia tetap utuh dan untuk mewujudkan impian mereka memenangkan medali emas di Olimpiade Los Angeles 2028.
Masa depan Aaron dan Wooi Yik menjadi dipertanyakan menyusul perombakan susunan pelatih ganda putra nasional yang dipimpin oleh Herry Imam Pierngadi bulan lalu, yang telah menguji beberapa kemitraan dengan pemain yang berbeda.
Pasangan peringkat 4 dunia ini membuktikan bahwa mereka masih memiliki kemampuan yang dibutuhkan sebagai sebuah kemitraan ketika mereka meraih posisi runner-up di Kejuaraan Dunia di New Delhi Minggu lalu.
Mereka kalah dari pasangan Tiongkok Liang Wei Keng-Wang Chang di final, tetapi pencapaian tersebut memperkuat argumen bahwa kombinasi Aaron-Wooi Yik masih mampu bersaing di level tertinggi.
Namun, meninggalkan BAM bukanlah keputusan yang mudah bagi Aaron-Wooi Yik karena kedua pemain tersebut masih terikat kontrak dengan badan nasional hingga tahun 2028. Keputusan untuk pergi dapat membuat mereka menghadapi klaim kompensasi yang besar, serta kemungkinan dilarang berkompetisi di turnamen internasional.
Lee Chong Wei mengatakan para pemain harus menggunakan jalur yang tepat jika mereka menghadapi masalah, alih-alih menggunakan niat untuk meninggalkan BAM sebagai cara untuk menekan asosiasi tersebut.
"Jangan mengatakan Anda ingin meninggalkan BAM atau hal semacam itu untuk menekan asosiasi. Dengan manajemen BAM yang baru, kami tidak takut."
"Kita bisa mendiskusikan semuanya. Jika Anda menginginkan sesuatu, duduklah dan diskusikan apa yang bisa kami bantu. Kami harus membantu. Kami akan memberikan layanan terbaik," katanya.
Dia mengatakan bahwa BAM selalu terbuka untuk berdiskusi dengan para pemain guna menemukan solusi terbaik, tetapi hubungan antara pemain dan asosiasi harus didasarkan pada rasa saling menghormati.
"Jika seorang pemain sudah membuat keputusan tentang sesuatu, dia dapat mendiskusikannya terlebih dahulu dengan pelatih, atau mendiskusikannya dengan Rexy Mainaky (direktur pelatihan ganda). Jika Anda tidak menyukai sesuatu, diskusikanlah."
"Tapi jangan gunakan itu untuk menekan asosiasi. Itu tidak bisa diterima," katanya.
Artikel Tag: lee chong wei, soh wooi yik, aaron chia, herry ip, olimpiade los angeles 2028
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/lee-chong-wei-ancam-para-pemain-yang-tak-mau-tunduk-pada-aturan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini