Korea Open 2026: Isyana-Rinjani Akui Gagal Lepas Dari Tekanan Jepang

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 06 Nov 2026, 07:30 WIB - 92 views
Korea Open 2026: Isyana-Rinjani Akui Gagal Lepas Dari Tekanan Jepang

Isyana Syahira Meida-Rinjani Kwinara Nastine/[Foto:PBSI]

Ligaolahraga.com -

Perjalanan pasangan muda Merah Putih, Isyana Shahira Meida - Rinjani Kwinara Nastine harus berakhir di babak 16 besar turnamen Korea Open BWF World Tour Super 500 usai menyerah dari unggulan keenam asal Jepang, Rui Hirokami - Sayaka Hobara.

Isyana Shahira Meida - Rinjani Kwinara Nastine harus mengakui keunggulan Rui Hirokami - Sayaka Hobara lewat pertandingan ketat tiga game dengan skor 15-21, 21-17 dan 15-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Jinnam Gymnasium, Yeosu Korea Selatan pada Kamis (5/11) sore waktu setempat.

"Poinnya sempat kejar-kejaran tapi ketika tersusul hawa kami makin turun, permainannya juga," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Hari ini kami belajar saat tersusul dua-tiga poin harus cepat-cepat mengubah pola atau berpikir bagaimana caranya untuk bisa balikin lagi," Hira, menambahkan.

Dengan kekalahan Isyana - Rinjani, dipastikan tak ada wakil ganda putri Indonesia di babak perempat final turnamen berhadiah total USD 500.000 atau berkisar 9 miliar rupiah itu.

Pebulutangkis tunggal putra senior Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil mencapai babak delapan besar turnamen Korea Open BWF World Tour Super 500 setelah menyudahi perlawanan wakil asal Hong Kong, Angus Ng Ka Long.

Anthony Sinisuka Ginting berhasil menyingkirkan pemain keturunan Indonesia, Angus Ng Ka Long dengan straight game 21-15 dan 21-16.

"Fokusnya adalah terus jaga pola pikirnya bagaimana di lapangan, daya juang dan semuanya juga tadi coba buat diterapkan dari awal sampai akhir," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

Anthony Sinisuka kini jadi perwakilan tunggal putra yang tersisa di babak perempat final Korea Open 2026.

Selanjutnya, Anthony Sinisuka Ginting sudah ditunggu oleh pemain asal Hong Kong lainnya, Jason Gunawan.

Di sektor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil menangi derby Pelatnas Cipayung melawan Thalita Ramadhani Wiryawan untuk melangkah ke babak delapan besar turnamen Korea Open 2026 BWF World Tour Super 500.

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil menyingkirkan kompatriotnya Thalita Ramadhani Wiryawan lewat pertandingan ketat tiga game dengan skor 21-15, 17-21 dan 21-13.

"Tapi saya mencoba tenang dan menguatkan pikiran, terus menerapkan strategi yang disiapkan, banyak main reli," tuturnya melalui keterangan pers Humas PP PBSI.

Selanjutnya di babak perempat final Korea Open 2026 pada Jumat (6/11), langkah tak mudah harus dilalui Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi saat melawan mantan juara dunia asal Jepang, Akane Yamaguchi.

Artikel Tag: anthony sinisuka ginting, akane yamaguchi, jason gunawan, isyana syahira meida, rinjani kwinara nastine, ni kadek dhinda amartya pratiwi, korea open 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/korea-open-2026-isyana-rinjani-akui-gagal-lepas-dari-tekanan-jepang
92
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini