Keunggulan Psikologis Jadi Kunci An Se Young Taklukkan Wang Zhiyi

Wang Zhiyi-An Se Young/[Foto:AFP]
Kuala Lumpur - Dalam final tunggal putri seri Super 1000 Malaysia Open, petenis nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, melakukan comeback yang menakjubkan di game kedua, mengalahkan Wang Zhiyi dari Tiongkok dengan skor 21-15, 24-22. Kemenangan ini mengamankan kemenangan kesembilannya secara beruntun melawan Wang, menjadikannya gelar pertamanya musim ini dan wanita pertama yang meraih tiga gelar berturut-turut sejak Tai Tzu-ying.
An Se-young menyatakan setelah pertandingan bahwa kunci kemenangan comeback-nya adalah pengalamannya mengalahkan Wang Zhiyi dalam keadaan sulit di masa lalu, yang terbukti sangat membantu dalam pertandingan ini.
An Se Young sekali lagi menunjukkan dominasinya yang luar biasa di Malaysian Open. Ketika tertinggal 13-19 di game kedua, ia dengan tenang merespons dan mencetak 6 poin beruntun untuk menyamakan kedudukan. Meskipun Wang Zhiyi memimpin timnya hingga poin terakhir, An Se-ying menunjukkan mentalitasnya yang kuat dan kembali menyamakan kedudukan. Ia kemudian berhasil menang dengan skor 24-22.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, An Se-young mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilannya meraih gelar juara tiga kali berturut-turut di Malaysia Open, mengatakan bahwa awal tahun 2026 terasa fantastis dan ia sangat bahagia.
Ia mengakui jadwal yang menantang tetapi berjanji akan memberikan yang terbaik sesuai kemampuannya. Ia menambahkan bahwa ia akan mendedikasikan dirinya untuk memenangkan kejuaraan tahun ini dan tidak bertujuan untuk mencetak rekor baru.
Berbicara tentang kebangkitan dramatis di set kedua, An Se Young mengakui bahwa ketika selisih skor semakin lebar, ia mengesampingkan semangat kompetitifnya dan mengejar setiap poin, secara bertahap memulihkan staminanya.
"Saya percaya pada diri sendiri dan berpikir, 'Mari kita coba lagi,' dan itu membawa saya pada hasil yang baik," kata An Se-young.
An Se Young mengungkapkan bahwa ia merasa kondisi fisiknya mungkin tidak akan mampu bertahan hingga game penentu, jadi ia ingin mengakhiri permainan di game kedua, tetapi otot-ototnya terlalu tegang.
Karena itu, ia berpikir, "Lebih baik aku tidak terlalu banyak berpikir dan langsung berlari saja."
Setelah dengan tenang mengatasi situasi tersebut, ia berhasil mengejar dan bahkan tidak menyadari bahwa skor sempat imbang. Jadi ia terus menyerang dengan lebih percaya diri.
An Se Young juga secara khusus menyebutkan bahwa "keunggulan psikologis" yang dimilikinya dalam pertandingan sebelumnya melawan Wang Zhiyi adalah kunci kemenangan.
"Saya rasa Wang Zhiyi masih dihantui oleh kekalahan dari saya dengan skor seperti itu, jadi saya berkata pada diri sendiri bahwa saya tidak boleh mengabaikan poin ini. Setiap kali saya berada dalam situasi itu, saya secara tidak sadar mendapatkan kepercayaan diri."
Artikel Tag: An Se Young, Wang Zhiyi, Malaysia Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/keunggulan-psikologis-jadi-kunci-an-se-young-taklukkan-wang-zhiyi
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini