Kejuaraan Beregu Asia 2026: Performa Para Pemain Putra Indonesia Dibawah Standar

Tim Bulu Tangkis Indonesia/[Foto:PBSI]
Qingdao - Tim putra Indonesia harus menghentikan langkahnya di babak semifinal dengan memastikan medali perunggu ajang dua tahunan Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026 setelah menyerah dari tim kuat Jepang dengan skor akhir 1-3 .
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian mengatakan bahwa Raihan semifinal gagal memenuhi target yang ditetapkan oleh PBSI yang berharap tim putra bisa lolos ke babak final.
Selain itu, performa para pemain terlihat menurun dibawah standar, seperti di sektor ganda putra yang sering gagal menyumbang poin.
"Untuk beregu putra hasil ini tentunya tidak sesuai target, karena target kami adalah mereka bisa mencapai babak final," ungkapnya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (8/2) siang di Jakarta.
"Penampilan beberapa pemain belum sesuai harapan, tentunya ini akan menjadi evaluasi untuk mendongkrak performa beregu putra jelang Piala Thomas," tambah pria yang karib disapa Didi ini.
Di partai pertama tunggal putra, pemain peringkat 38 dunia Moh Zaki Ubaidillah berhasil membawa Merah Putih memimpin 1-0 terlebih dahulu setelah menundukkan pemain senior Jepang , Kenta Nishimoto lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 22-20 dan 21-16, dalam pertandingan yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao China pada Sabtu ( 7/2 ) malam waktu setempat .
Namun sayang di partai kedua ganda putra, pasangan dadakan Muhammad Rian Ardianto / Leo Rolly Carnando gagal menambah keunggulan untuk Merah Putih setelah kalah dari wakil Jepang, Kakeru Kumagai / Hiroki Nishi dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 16-21 dan 17-21 .
Berlanjut di partai ketiga tunggal kedua, Jepang berhasil membalikan keadaan menjadi 1-2 lewat pemain seniornya Yushi Tanaka yang berhasil menundukkan wakil Merah Putih, Prahdiska Bagas Shujiwo dua game langsung yang cukup mudah dengan skor 21-11 dan 21-15 .
Sedangkan di partai keempat ganda kedua, pasangan muda Raymond / Indra Nikolaus Joaquin gagal menyelamatkan Indonesia dari kekalahan setelah kalah dari wakil Jepang, Takumi Nomura / Yuichi Shimogami lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 17-21 dan 15-21 .
Sementara Tim putri Indonesia harus puas dengan raihan medali perunggu di ajang beregu dua tahunan Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia 2026 setelah menyerah dari tim kuat Korea Selatan dengan skor akhir 1-3.
Namun, penampilan para pemain putri Indonesia patut diapresiasi mengingat hanya membawa sebagian besar para pemain lapis kedua dan medali perunggu telah memenuhi target yang telah ditetapkan.
"Keikutsertaan di BATC kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Thomas dan Uber Cup. Karena itu, kami tidak menurunkan full team, melainkan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain muda," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Minggu (8/2) siang, di Jakarta.
"Selain aspek evaluasi, BATC juga penting untuk menambah poin peringkat dunia, karena atlet yang diturunkan di turnamen beregu ini tetap mendapatkan tambahan poin ranking," katanya.
"Dari sisi target, saya mengapresiasi pencapaian beregu putri yang berhasil meraih medali perunggu sesuai dengan target yang dicanangkan," Didi, menjelaskan.
Artikel Tag: badminton indonesia, leo rolly carnando, bagas maulana, raymond indra, kejuaraan beregu bulu tangkis asia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/kejuaraan-beregu-asia-2026-performa-para-pemain-putra-indonesia-dibawah-standar
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini