Kegigihan Faris Ahmad Diganjar Juara Dunia Pertama Dalam 3 Kali Percobaan

Faris Ahmad-Nova Armada-Cheah Liek Hou/[Foto:Thestar]
Kuala Lumpur - Atlet bulu tangkis paralimpik Faris Ahmad Azri akhirnya meraih kejayaan kejuaraan dunia bersama Cheah Liek Hou pada percobaan ketiga mereka setelah memenangkan gelar ganda putra SU5 (gangguan tubuh bagian atas) di Manama, Bahrain, pada hari Sabtu.
Pasangan Malaysia tersebut tampil luar biasa dan mengalahkan pasangan Taiwan Fan Jen-yu-Pu Gui-yu dengan skor 21-11, 21-11 di final yang berlangsung di Isa Sports City.
Ini adalah momen terobosan bagi Faris Ahmad, yang sebelumnya hanya meraih perunggu di edisi 2019 di Swiss dan perak di edisi 2022 di Jepang.
“Saya sangat bersyukur atas kemenangan ini. Ini adalah sesuatu yang telah saya impikan sejak lama,” kata pria berusia 32 tahun itu.
“Ini adalah pencapaian tertinggi dalam karier bulu tangkis saya, dan saya melakukan semua ini untuk negara dan keluarga saya. Saya sudah pernah mencoba sebelumnya dengan Liek Hou, tetapi kami gagal dua kali. Dan setelah itu, kami tidak berpasangan untuk beberapa waktu.”
Setelah tahun 2022, pasangan ini berpisah, dan Liek Hou berpartner dengan Mohd Fareez Anuar.
Liek Hou kembali ke Faris Ahmad dan setelah Fareez cedera, ia dianggap tidak memenuhi syarat untuk berkompetisi dengan Liek Hou dalam berbagai ajang karena perubahan regulasi klasifikasi SU5 dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tahun lalu.
Setelah Faris dan Liek Hou menjalin hubungan, mereka langsung memberikan dampak dengan memenangkan Japan Para International November lalu.
Namun, kiprah mereka di ASEAN Para Games bulan lalu tidak berjalan sesuai rencana setelah mereka harus puas menjadi runner-up di belakang pasangan Indonesia, Dheva Anrimusthi-Hafizh Briliansyah.
Berharap untuk bangkit kembali di Bahrain, Faris Ahmad mengakui bahwa tekanan terkadang memengaruhinya, tetapi Liek Hou selalu ada untuk membimbingnya agar tetap fokus.
“Butuh beberapa waktu untuk saling membiasakan diri lagi. Di kejuaraan dunia, saya merasakan tekanan, terutama di awal pertandingan, tetapi Liek Hou membantu dan membimbing saya,” kata Faris.
“Sekarang saya merasa lebih percaya diri. Saya fokus untuk berbuat lebih baik, memperbaiki kesalahan saya, dan terus berjuang untuk pertandingan berikutnya,” katanya.
Liek Hou bangga melihat Faris meraih impian seumur hidupnya. “Dia pantas mendapatkannya. Dan saya harap dengan gelar pertama ini, Faris akan mempertahankan performanya.”
“Mempertahankan gelar juara dunia itu sulit, tetapi dengan kerja keras, saya yakin Faris bisa melakukannya,” kata Liek Hou, yang meraih gelar juara dunia ganda ketujuhnya.
Ia merayakan total 16 gelar juara dunia setelah juga memenangkan gelar kesembilannya di nomor tunggal dengan mengalahkan Jen-yu 21-6, 21-11 di final pada hari yang sama.
Artikel Tag: cheah liek hou, faris, bulu tangkis para, nova armada
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/kegigihan-faris-ahmad-diganjar-juara-dunia-pertama-dalam-3-kali-percobaan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini