Juara di Korea Open 2019, Dechapol/Sapsiree Ciptakan Sejarah

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 30 Sep 2019, 18:30 WIB
Juara di Korea Open 2019, Dechapol/Sapsiree Ciptakan Sejarah

Dechapol Puavaranukroh-Sapsiree Taerattanachai/[Foto:Badmintonphoto]

Berita Badminton: Tak hanya berhasil membawa pulang gelar dari Inchoen, pasangan ganda campuran peringkat tiga dunia, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai juga sukses mencatatkan sejarah bagi bulu tangkis Thailand.

Rekor 100 % yang dicatatkan oleh juara dunia dua musim terakhir, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, di final tahun ini dengan enam kemenangan dari enam final harus berakhir di tangan Dechapol/Sapsiree di final Korea Open 2019 yang berlangsung selama 34 menit dengan 21-14 dan 21-13.

Dechapol/Sapsiree juga menjadi pasangan pertama yang mencatatkan dua kemenangan atas peringkat 1 dunia, Zheng/Yaqiong. Selain itu, juara Singapore Open 2019 itu juga menjadi pemain pertama asal Thailand yang memenangkan gelar turnamen Korea Open dalam kategori apa pun.

Memang butuh upaya luar biasa dari Dechapol/Sapsiree agar kemenangan bersejarah mereka bisa terwujud. Sapsiree adalah pemain yang sangat menentukan, dan gerakan lincahnya di depan bisa membatasi pergerakan Huang dan Dechapol mengubah sebagian besar peluang yang ada. Dan dengan pukulan kerasnya secara teratur mampu meruntuhkan pertahanan pasangan China.

"Kami senang bisa memenangkan gelar World Tour kedua kami," kata Sapsiree.

“Di Kejuaraan Dunia, kami tidak bermain sesuai rencana kami dan banyak bertahan. Kali ini kami menyerang dan memaksa mereka untuk bertahan. Kami sekarang memiliki lebih banyak kepercayaan diri dan kami hanya ingin mencoba yang terbaik di setiap turnamen," tambahnya.

Sementara itu, Huang mengakui bahwa mereka tidak bisa mengantisipasi kecepatan para pemain Thailand.

“Kami tidak dalam situasi yang baik. Kecepatan lawan kami lebih tinggi dari kami, dan mereka lebih baik dari kami secara keseluruhan. Kami perlu memiliki ulasan terperinci dan menonton video serta mempersiapkannya dengan baik di turnamen mendatang,” kata Huang.

Prestasi itu adalah gelar kedua tahun ini bagi Dechapol/Sapsiree setelah yang pertama adalah Singapore Open 2019, saat mereka juga menumbangkan Zheng/Yaqiong di babak semifinal.

Artikel Tag: Dechapol Puavaranukroh, Sapsiree Taerattanachai, Zheng Siwei, Huang Yaqiong, Korea Open 2019

1610  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini