Jelang All England, Pearly Tan/M Thinaah Waspadai Kejutan Tim Jepang

Mayu Matsumoto-Yuki Fukushima/[Foto:AFP]
Kuala Lumpur : Kekalahan Pearly Tan / M Thinaah baru-baru ini mungkin jarang terjadi, tetapi sebuah pola yang jelas telah muncul — dan pola ini tidak dapat lagi diabaikan oleh pasangan putri terbaik Malaysia tersebut.
Dalam 20 pertandingan terakhir mereka di Tur Dunia, setiap kekalahan yang diderita oleh pasangan peringkat 2 dunia ini berasal dari pasangan Jepang peringkat 6 dunia, Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto, yang menggarisbawahi teka-teki taktik yang semakin rumit menjelang All England bulan depan.
Pearly Tan / M Thinaah telah kalah dalam tiga pertemuan terakhir mereka melawan pasangan Jepang tersebut, termasuk dua kali di World Tour Finals pada bulan Desember dan yang terbaru di semifinal India Open bulan lalu, meskipun masih unggul tipis 5-4 dalam rekor pertemuan.
Dengan undian All England yang berpotensi menempatkan Fukushima-Matsumoto di jalur mereka sejak perempat final, memecahkan teka-teki Jepang telah menjadi salah satu tugas paling mendesak bagi Pearly-Thinaah.
Pelatih ganda putri nasional, Rosman Razak, percaya bahwa masalahnya bukan terletak pada kemampuan, tetapi pada manajemen permainan — khususnya kesabaran dan pemilihan pukulan selama reli.
"Ya, ada sedikit perbedaan dalam hal kesabaran kami dalam menangani kecepatan reli," kata Rosman.
"Kami tidak ingin bermain bertahan, tetapi kami terlalu bersemangat untuk mematikan kok secepat mungkin. Hal-hal itu mengganggu momentum kami, mengganggu rotasi kami, dan juga energi kami."
Rosman menambahkan bahwa Fukushima-Matsumoto sangat efektif dalam menetralisir kekuatan serangan Pearly-Thinaah.
"Pada hari itu, saya rasa mereka lebih siap. Cara mereka bermain, semuanya berjalan lancar. Sulit untuk mengalahkan mereka," katanya.
"Tapi itu bagian dari permainan. Jika kita tidak bisa mengalahkan mereka, kita harus bertahan lebih lama."
Meskipun Pearly Tan / M Thinaah pernah mengalahkan pasangan Jepang itu sebelumnya, Rosman menekankan bahwa pertandingan tingkat elite sangat dipengaruhi oleh performa dan eksekusi spesifik pada hari itu.
"Pada level itu, harus dinilai berdasarkan situasi pada hari itu," katanya.
"Ya, tentu saja, kita akan kembali ke titik awal. Kita bisa mempelajari semuanya, tetapi selama turnamen itu, apa yang ingin kita mainkan atau apa yang ingin mereka ubah — itulah bagian terpenting."
Artikel Tag: Pearly Tan, M Thinaah, Yuki Fukushima, Mayu Matsutomo, All England 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/jelang-all-england-pearly-tanm-thinaah-waspadai-kejutan-tim-jepang
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini