Indonesia Masters 2026: Raymond Joaquin Akui Kurang All Out di Lapangan

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 26 Jan 2026, 15:00 WIB - 131 views
Indonesia Masters 2026: Raymond Joaquin Akui Kurang All Out di Lapangan

Podium Ganda Putra Indonesia Masters 2026/[Foto:PBSI]

Ligaolahraga.com -

Jakarta - Pasangan muda Merah Putih yang tengah naik daun, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin harus puas meraih posisi runner-up di turnamen Indonesia Masters 2026 BWF World Tour Super 500 setelah di babak final menyerah dari wakil asal Malaysia, Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani.

Setelah menyingkirkan para senior yakni Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani di babak sebelumnya, Raymond / Joaquin justru bertekuk lutut kala menghadapi Sze Fei / Izzuddin lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 19-21 dan 13-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, pada Minggu (25/1) malam WIB.

"Saya rasa permainan kami hari ini kurang all out, kesulitannya ada di lapangan karena kami belum pernah main di lapangan satu. Dari babak awal sampai sampai kemarin main di lapangan dua terus. Jadi masih butuh adaptasi anginnya, kalau mukul suka lupa arah anginnya, ini jadi pelajaran buat saya juga, kami harus siap main di lapangan mana saja karena musuh juga mengalami hal yang sama," kata Joaquin melalui siaran pers Humas PP PBSI.

"Secara permainan, di gim pertama saya rasa imbang. Cuma memang di golden point atau di poin akhir saya melakukan kesalahan yang memang seharusnya tidak dilakukan. Harusnya dapat poin, malah berbalik. Untuk di gim kedua, mereka bermain sangat-sangat baik. Mulai dari pukulan satu-duanya dan pukulan depannya, sementara kami terus membuang poin," Joaquin, menjelaskan.

Dengan kekalahan ini, Raymond / Joaquin gagal menambah gelar BWF Super 500 sejak kemenangan pertamanya di Australia Open akhir tahun lalu.

Sebelumnya pebulutangkis tunggal putra peringkat 18 dunia, Alwi Farhan berhasil meraih gelar di kandang sendiri Indonesia Masters World Tour Super 500 setelah di partai puncak sukses menundukkan pemain asal Thailand, Pakkapon Teeraratsakul.

Menempati unggulan kedelapan, mudah saja bagi Alwi Farhan untuk menundukkan Pakkapon Teeraratsakul lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 21-5 dan 21-6.

"Strateginya tidak jauh berbeda. Saya hanya memaksimalkan apa yang saya mampu. Lawan terlihat bermain di bawah tekanan, terutama karena atmosfer pertandingan yang sangat seru. Saya beruntung memiliki dukungan penonton Indonesia yang luar biasa," ujar Alwi melaluji siaran pers Humas PP PBSI.

Gelar Indonesia Masters 2026 adalah gelar terbesar yang pernah diraih Alwi Farhan di level Super 500 sepanjang karirnya.

"Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade. Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade," ujar Alwi.

Indonesia Masters 2026 jadi gelar BWF World Tour tertinggi bagi Alwi Farhan dan yang pertama untuk Merah Putih pada musim ini.

Artikel Tag: Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Indonesia Masters 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/indonesia-masters-2026-raymond-joaquin-akui-kurang-all-out-di-lapangan
131
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini