Indonesia Masters 2026: Pang Ron/Su Yin Selamat Dari Ancaman di Istora

Hoo Pang Ron-Cheng Su Yin/[Foto:Thestar]
Jakarta - Pasangan ganda campuran Hoo Pang Ron / Cheng Su Yin membutuhkan hasil — bukan sekadar usaha dan Indonesia Masters menawarkan mereka kesempatan tepat waktu untuk mewujudkannya.
Pasangan peringkat 20 dunia itu menghindari kekalahan memalukan dengan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan pemain Thailand peringkat 51 dunia, Phunawat Horbanluekit-Benyapa Aimsaard, dengan skor 13-21, 21-6, 21-17, dan melaju ke babak 16 besar di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Rabu.
Ini adalah respons yang sangat dibutuhkan bagi Pang Ron / Su Yin, yang performanya telah menjadi sorotan setelah musim 2025 yang kurang memuaskan.
Meskipun menjalani musim 2024 yang menjanjikan, pasangan ini gagal mencapai satu pun semifinal tahun lalu, hanya berhasil tampil di perempat final sebanyak lima kali dari 18 turnamen.
Yang lebih mengkhawatirkan, mereka tersingkir di babak pertama sebanyak delapan kali, yang mendorong pelatih Nova Widianto untuk mengisyaratkan bahwa perpecahan dapat dipertimbangkan jika hasil tidak membaik.
Setelah dua turnamen di musim 2026, Pang Ron-Su Yin masih mencari stabilitas. Mereka mencapai babak 16 besar di Malaysia Open sebelum tersingkir di babak pertama pada India Open pekan lalu.
Namun demikian, ada beberapa momen yang memberikan harapan. Pasangan ini mengalahkan pasangan Denmark peringkat 12 dunia Mathias Christiansen-Alexandra Boje di Kuala Lumpur, dan di New Delhi memaksa juara akhirnya, Dechapol Puavaranukroh-Supissara Paewsampran, untuk bertanding sengit selama tiga game.
Namun, kemajuan lebih diukur berdasarkan upaya daripada hasil. Ujian berat menanti Pang Ron / Su Yin di babak 16 besar pada hari Kamis, di mana mereka kemungkinan akan menghadapi pemain peringkat 6 dunia asal Tiongkok, Guo Xin Wa-Chen Fang Hui.
Kemenangan bisa mengantarkan mereka ke laga perempat final untuk mempertemukan kembali dengan Christiansen-Boje.
Pang Ron-Su Yin unggul 1-0 dalam rekor pertemuan melawan Xin Wa-Fang Hui, meskipun kemenangan itu diraih pada tahun 2024 di Arctic Open.
Sementara itu, pasangan peringkat 25 dunia Jimmy Wong-Lai Pei Jing tersingkir lebih awal setelah kalah 21-10, 21-17 dari pasangan Indonesia peringkat 48 dunia Dejan Ferdinansyah-Bernadine Anindiya Wardana.
Kekalahan tersebut menghambat upaya Jimmy-Pei Jing untuk melanjutkan penampilan yang menjanjikan di India Open, di mana mereka mencapai babak 16 besar dan memberikan perlawanan sengit kepada pasangan peringkat 1 dunia Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping.
Baru 10 bulan menjalin kemitraan, Jimmy-Pei Jing telah berhasil masuk ke peringkat 32 dunia setelah serangkaian penampilan kuat di turnamen tingkat bawah, yang puncaknya adalah menjadi runner-up di Korea Masters Super 300.
Namun, peningkatan ke turnamen Super 500 dan di atasnya sejauh ini terbukti sebagai kurva pembelajaran yang curam.
Artikel Tag: Hoo Pang Ron, Cheng Su Yin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/indonesia-masters-2026-pang-ronsu-yin-selamat-dari-ancaman-di-istora
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini