Herry IP Akui Keputusan Sulit Harus Pecah Pasangan Disaat Ada Pemain Cedera

Aaron Chia-Tee Kai Wun/[Foto:Thestar]
Itu adalah keputusan sulit yang harus diambil di tengah Kejuaraan Piala Thomas, tetapi pelatih kepala ganda putra nasional Herry IP menegaskan bahwa keputusan itu perlu.
Dan pelatih asal Indonesia itu tetap mendukung keputusan Malaysia untuk menurunkan pasangan ala kadarnya selama pertandingan terakhir Grup B melawan Jepang di Horsens, Denmark, pekan lalu, dengan menyatakan bahwa itu adalah keputusan bersama setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain.
Keputusan untuk memisahkan pasangan peringkat 2 dunia Aaron Chia / Soh Wooi Yik membuahkan hasil yang beragam, tetapi Herry mengatakan bahwa keputusan itu dibuat setelah mempertimbangkan terutama kondisi fisik Man Wei Chong.
“Itu adalah keputusan tim. Kami telah berdiskusi dan memutuskan bahwa itu adalah langkah terbaik yang harus diambil,” kata Herry IP saat ditemui di Akademi Bulu Tangkis Malaysia kemarin.
“Wei Chong juga memberi tahu kami bahwa kondisinya tidak begitu baik, mengatakan bahwa dia belum sepenuhnya siap karena merasakan sakit di kakinya.
“Jadi kami harus mempertimbangkan bagaimana susunan pemain ganda putra agar menghasilkan hasil terbaik. Dan itulah keputusan yang kami buat.”
“Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan kami, para pemain telah memberikan yang terbaik.”
Dalam laga melawan Jepang, Malaysia kalah 2-3 tetapi melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.
Leong Jun Hao kalah terlebih dahulu dari Kodai Naraoka, sebelum pasangan dadakan Aaron Chia / Tee Kai Wun menyamakan kedudukan dengan kemenangan 16-21, 21-14, 21-19 atas Kakeru Kumagai-Hiroki Nishi.
Namun, Justin Hoh kalah dengan skor 15-21, 12-21 dari Yushi Tanaka.
Semua mata tertuju pada pasangan unggulan lainnya, Soh Wooi Yik / Nur Izzuddin Rumsani, tetapi pasangan ini memberikan poin kemenangan kepada Takumi Nomura-Yuichi Shimogami, yang menang dengan skor 14-21, 21-19, 21-19.
Harapan Malaysia untuk mengakhiri penantian 34 tahun mereka akan kejayaan Piala Thomas kemudian pupus di perempat final setelah mereka kalah 0-3 dari China, yang kemudian meraih gelar ke-12 mereka
Artikel Tag: piala thomas, leong jun hao, nur izzuddin rumsani, soh wooi yik, aaron chia, herry ip, tee kai wun
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/herry-ip-akui-keputusan-sulit-harus-pecah-pasangan-disaat-ada-pemain-cedera
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini