Goh Liu Ying Tuntut Keadilan Dari BWF Terkait Poin Dari Kejuaraan Eropa

Penulis: Yusuf Efendi
Minggu 02 Mei 2021, 18:30 WIB
Goh Liu Ying Tuntut Keadilan Dari BWF Terkait Poin Dari Kejuaraan Eropa

Goh Liu Ying/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pemain profesional spesialis ganda campuran, Goh Liu Ying menyerukan Federasi Badminton Dunia (BWF) untuk memberikan solusi yang adil untuk proses kualifikasi Olimpiade.

Pada hari Jumat, pebulutangkis ganda campuran, Goh Liu Ying dan Shevon Lai turun ke media sosial, mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap pemain Eropa yang masih bisa mengumpulkan poin peringkat kualifikasi Olimpiade dari Kejuaraan Eropa di Kyiv, Ukraina.

Dua pemain ini merasa tidak adil terhadap pemain Asia yang tidak bisa melakukan hal yang sama karena Badminton Asia Championships (BAC), yang semula dijadwalkan di China bulan lalu, ditunda karena pandemi Covid-19. Selain BAC, German Open dan India Open juga dibatalkan.

Tanggal selesai kualifikasi Olimpiade adalah pada 15 Juni, dengan Singapore Open pada 1-6 Juni menjadi turnamen terakhir yang menawarkan poin untuk Olimpiade Tokyo.

"Selama periode kualifikasi Olimpiade, setiap turnamen sangat penting bagi pemain yang memperebutkan poin. Sekarang Kejuaraan Eropa sedang berlangsung dan berkontribusi pada perolehan skor kualifikasi Olimpiade, tetapi Kejuaraan Asia ditunda," kata Goh Liu Ying.

"Ini berarti Eropa memiliki kesempatan turnamen ekstra untuk mendapatkan lebih banyak poin."

"Bagaimana ini tidak adil bagi para pemain Asia yang juga memperebutkan poin Olimpiade Tokyo? Kami berharap BWF dapat melihat ini dan memiliki solusi yang lebih baik untuk bersikap adil kepada para pemain," baik Liu Ying dan Shevon memposting di Instagram.

Liu Ying dan mitranya, Chan Peng Soon, secara virtual telah membukukan tempat mereka di Olimpiade Tokyo bulan Juli, tetapi peringkat No 7 mereka dalam daftar Race to Tokyo masih dapat dipengaruhi oleh hasil dari Kejuaraan Eropa.

BWF mengatakan bahwa sebuah negara diperbolehkan mengirim maksimal dua pasangan, asalkan keduanya berada di peringkat delapan besar pada akhir periode kualifikasi.

Pasangan yang masih memperebutkan posisi delapan besar adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (No 8) asal Indonesia, Tang Chun Man/Tse Ying Suet dari Hong Kong (No 9), Marcus Ellis/Lauren Smith dari Inggris (No 10) dan Goh Soon Huat/Shevon (No 11).

"Ketidakadilan ini tidak terlalu memengaruhi Peng Soon dan saya, tetapi lebih berpengaruh untuk Soon Huat/Shevon," katanya.

"Jika Marcus/Lauren memenangkan Kejuaraan Eropa, mereka akan menyalip kami," keluh Liu Ying.

Karena virus korona terus mendatangkan malapetaka di seluruh dunia, terutama di Asia, masih harus dilihat apakah Malaysia Open (25-30 Mei) dan Singapore Open akan berlangsung.

"Saya menyadarinya minggu lalu, tetapi saya tidak tahu bagaimana membuatnya menjadi perhatian. Saya sangat berharap sesuatu bisa dilakukan untuk kita semua," tegas Shevon saat dihubungi.

Artikel Tag: Chan Peng Soon, Goh Liu Ying, olimpiade tokyo 2020, Eropa, BWF

1044  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini