banner babe

Ganda Putra Malaysia Diminta Tiru Gaya Bermain Pemain Indonesia

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 06 Jul 2019, 17:00 WIB
Ganda Putra Malaysia Diminta Tiru Gaya Bermain Pemain Indonesia

Ong Yee Sin-Teo Ee Yi/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Untuk menjadi yang terbaik, Anda harus belajar dari yang terbaik. Itulah yang dilakukan pasangan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi karena mereka telah mengadopsi beberapa gaya permainan pemain Indonesia untuk membawa mereka ke level yang lebih tinggi.

Indonesia dikenal karena menghasilkan pasangan ganda putra legendaris yang hebat seperti Ricky Subagja/Rexy Mainaky, Chandra Wijaya/Sigit Budiarto dan Tony Gunawan/Halim Haryanto di masa lalu. Namun saat ini, generasi penerus mereka juga masih sangat susah untuk dikalahkan.

Sebut saja Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang kini menjadi nomor satu di dunia untuk beberapa waktu bersama dengan pasangan veteran, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (4 dunia) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (6 dunia).

Ee Yi mengungkapkan bahwa pelatih kepala Paulus Firman yang juga asal Indonesia, mengambil keuntungan penuh dari istirahat turnamen panjang satu bulan terakhir untuk mengubah pola pelatihan mereka dengan beberapa pendekatan baru.

“Paulus ingin kami bermain seperti pemain Indonesia, jadi kami mencobanya dan hasilnya cukup baik,” kata Ee Yi.

“Terlepas dari pendekatan ofensif, pemain Indonesia juga banyak menekankan pada penguasaan tiga tembakan pertama dari permainan (servis, pengembalian servis, dan tembakan ketiga) dan jarang mengangkat shuttle tinggi," ungkapnya.

“Kami menonton cukup banyak rekaman video Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra dan kemudian mencoba mempraktikkan apa yang kami amati selama latihan."

“Kami sudah berlatih selama beberapa minggu dan saya harus mengatakan bahwa itu sangat cocok dengan permainan kami. Mari kita lihat seberapa banyak kami telah meningkat dalam turnamen yang akan datang dimulai dengan Indonesia Open (16-21 Juli),” Ee Yi menambahkan.

Yew Sin/Ee Yi, yang kini berada di peringkat 21 dunia, tahu bahwa mereka memiliki banyak hal untuk dibuktikan pada paruh kedua musim ini setelah finish runner-up di Malaysia Masters pada bulan Januari lalu.

Dan seperti sudah ditakdirkan, mereka memiliki laga pembuka yang sulit melawan juara Asia 2019 yang juga pasangan peringkat 5 dunia asal Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Mereka kalah dalam empat pertemuan sebelumnya termasuk tiga kali tahun ini di German Open, All England dan New Zealand Open 2019.

"Kami benar-benar berharap untuk bisa membalas dendam di Jakarta," tegas Ee Yi dengan yakin.

Artikel Tag: Ong Yee Sin, Teo Ee Yi, Indonesia Open 2019

3962  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini