Gagal Sumbang Poin Lagi, Begini Alasan Jonatan Christie

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 23 Sep 2026, 23:41 WIB - 92 views
Jonatan Christie ungkap faktor kekalahan dari Kunlavut Vitidsarn.

Jonatan Christie akui Kunlavut Vitidsarn bermain lebih sabar. (Gambar: PBSI)

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton Indonesia : Pebulutangkis tunggal putra Indonesia yaitu Jonatan Christie minta maaf usai kalah lagi dari Kunlavut Vitidsarn di babak semifinal Asian Games 2026. Ia mengatakan bahwa Kunlavut bermain lebih sabar.

Diturunkan sebagai tunggal pertama, Jonatan Christie tentunya diharapkan bisa menyumbang poin bagi kontingen merah putih. Namun sayang ia lagi-lagi harus menyerah dari Kunlavut Vitidsarn dengan skor akhir 17-21 dan 14-21. Bicara soal penyebab kekalahan, Jonatan mengatakan bahwa sang lawan bermain lebih sabar dan sulit dimatikan.

"Dia bermain jauh lebih sabar, jauh lebih tenang. Namun di saat yang bersamaan dia juga cukup cepat mengambil inisiatif serangannya. Saya coba untuk mengikuti ritmenya, saya coba menyeimbangkan tempo permainannya. Tapi akhirnya ya banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga dia dapat poinnya cukup gampang. Pukulan dan penerapan strategi dia cukup bagus juga. Saya rasa dia salah satu pemain yang cukup pintar ya," ucap Jonatan saat diwawancara oleh media setempat seusai pertandingan.

Beruntung bagi Jonatan, kekalahannya tidak berarti apa-apa pada babak semifinal Asian Games 2026 kali ini. Sebab, Fajar/Fikri berhasil menyamakan kedudukan pada laga selanjutnya. Kemudian, Alwi Farhan dan Leo/Daniel juga berhasil melibas lawannya masing-masing sehingga memastikan satu tiket bagi Indonesia ke babak final. Pada laga puncak nanti, Indonesia akan berhadapan dengan raksasa tangguh yakni China. Jonatan yang kemungkinan turun sebagai tunggal pertama lagi akan berhadapan dengan Shi Yu Qi.

Artikel Tag: jonatan christie, kunlavut vitidsarn, asian games 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/gagal-sumbang-poin-lagi-begini-alasan-jonatan-christie
92
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini