Federasi Badminton India Pastikan Kompetisi PBL Sesuai Jadwal

Federasi Badminton India/[Foto:Times Of India]
Berita Badminton: Federasi Badminton India (BAI) memastikan bahwa India Badminton Premier League (PBL) tetap akan dilangsungkan sesuai rencana setelah sponsor utama edisi perdana PBL tahun 2013 lalu, mengajukan gugatan ke pengadilan terkait ganti rugi hak siar.
Hal itu dikatakan oleh Presiden Federasi Badminton India (BAI) Himanta Biswa bahwa mereka telah menulis surat kepada semua pemilik klub, termasuk Bengaluru Blasters, setelah mereka mencari klarifikasi mengenai kasus-kasus hukum yang sedang terjadi di Pengadilan Tinggi Delhi dan dampaknya terhadap PBL, dan juga apakah semua klub harus membayar royalty.
"Selama beberapa hari terakhir, sejumlah rumor telah tersebar mengenai masa depan India Badminton Premier League (PBL). Saya mengajak Anda untuk mengabaikannya karena tidak ada unsur kebenaran di dalamnya, saya harus menekankan bahwa PBL akan diadakan sesuai pengumuman dan tanggal yang dijadwalkan dan tidak ada kebenaran dalam rumor tersebut sehubungan dengan ketidakpastian mengenai penyelenggaraan Liga," kata presiden BAI Himanta Biswa.
"Saya ingin berbagi dengan Anda bahwa saya secara pribadi telah menulis surat kepada semua pemangku kepentingan di PBL, termasuk pemilik klub, pemegang lisensi resmi PBL SportzLive, penyiar resmi Star Sports dan semua sponsornya, dan mereka memahami situasi sebenarnya. Mereka sepenuhnya di belakang BAI dan kami semua bergerak dengan sukses menuju liga bulutangkis termegah di dunia," tambahnya.
BAI dibawah mantan presiden Late Akhilesh Das Gupta, telah mengakhiri kontrak dengan Sporty Solutionz setelah penyelanggaraan edisi pertama Liga Bulutangkis India di tahun 2013 lalu.
BAI kemudian meluncurkan versi baru bernama 'Premier Badminton League' setelah bergabung dengan sponsor baru SportzLive baru pada tahun 2016.
Sporty mengajukan kasus ke Pengadilan Tinggi Delhi yang mengklaim bahwa BAI telah melanggar persyaratan kontrak dan harus membayar kompensasi ganti rugi.
Pihak Sporty mengklam bahwa mereka harus menerima kompensasi Rs 2,5 crore atau berkisar 5,2 miliar rupiah setelah proses arbitrase yang menguatkan penghentian, namun BAI meminta untuk menunda memberikan kompensasi karena Sporty tidak mengikuti prosedur dengan benar.
Artikel Tag: bwf, pbl, federasi badminton india
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/federasi-badminton-india-pastikan-kompetisi-pbl-sesuai-jadwal
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini