Empat Klub Asing Akan Ikuti Kompetisi Purple League Tahun Ini

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 06 Feb 2021, 02:00 WIB
Empat Klub Asing Akan Ikuti Kompetisi Purple League Tahun Ini

Purple League/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Empat klub asing dipastikan akan ikut berpartisipasi di kompetisi Purple League Malaysia (MPL) saat turnamen kembali tahun ini.

Purple League akan tetap menjadi kompetisi delapan tim dengan empat klub asing ambil bagian untuk pertama kalinya. Tetapi masih harus dilihat apakah penyelenggara dapat meluncurkan edisi keenam turnamen seperti yang direncanakan pada Mei ini setelah perintah kontrol pergerakan kedua (MCO) diberlakukan sejak awal bulan lalu untuk mengekang lonjakan kasus Covid-19.

Namun Chief operating officer MPL Ho Khek Mong yakin bisa mengadakan kompetisi tersebut tahun ini.

"Kami bermaksud untuk membuat hal-hal lebih menarik dengan mengundang beberapa klub asing, menjadikannya klub Malaysia melawan tim internasional," kata Khek Mong, setelah menerima RM150.000 atau berkisar 520 juta rupiah sebagai sponsor dari LG Electronics kemarin.

“Saat pertama kali mengajukan proposal ini, klub-klub dari China, Thailand, Taiwan dan Indonesia tertarik untuk bergabung."

“Beberapa klub yang kami dekati telah setuju untuk berpartisipasi, tapi tentu saja kami harus menunda semuanya setelah MCO."

“Kami akan berbicara dengan tim lagi ketika kami dapat mengkonfirmasi tanggal. Selain itu, kami masih menunggu SOP pemerintah tentang penyelenggaraan turnamen internasional," tambahnya.

Ditanya apakah keterlibatan orang asing akan menghalangi pebulutangkis profesional lokal kesempatan bermain di Purple League Malaysia, Khek Mong berkata: “Kami akan memberlakukan aturan yang mewajibkan klub untuk mengisi daftar tim mereka dengan susunan pemain lokal penuh, termasuk para pemain profesional mereka. Ini juga berlaku untuk tim asing, misalnya jika klub dari Singapura, maka mereka harus masuk ke tim yang terdiri dari semua pemain Singapura.”

MPL menggelar edisi kelima mereka dua tahun lalu dan melewatkan musim 2019-2020 karena sebagian besar pemain terlibat dalam kampanye kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 2020. Itu juga tidak dapat diadakan tahun lalu karena pandemi Covid-19.

Terlepas dari kesulitan, penyelenggara MPL membuat comeback yang menggembirakan dengan berhasil mementaskan Pro-Am Liga Sarung Tangan Ungu-Ungu RM100.000 atau berkisar 350 juta rupiah pada bulan Desember.

Fokus mereka selanjutnya adalah melanjutkan Purple League Junior (PLJ), yang ditangguhkan pada Oktober tahun lalu. Mereka hanya berhasil menjalankan tantangan regional pertama di Port Dickson.

Edisi ini unik karena diadakan di empat lokasi dengan tiga lokasi berikutnya di Ipoh, Puchong, dan Muar. Empat tim teratas di masing-masing kota akan menjadi 16 tim untuk babak Grand Final.

Artikel Tag: Purple League, Malaysia, MPL

860  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini