Edisi BWF Shuttle Time Pekan Ini, Mohammed Alaqeebi Asal Libya

Mohammed Alaqeebi/[Foto:BWF]
Berita Badminton : Ini adalah kisah ke-63 dalam seri BWF Humans of Shuttle Time kami , di mana kami menyajikan perspektif dari mereka yang terlibat dalam bulu tangkis di tingkat akar rumput. Sayfulnasr Keeshar Mohammed Alaqeebi , Tutor Shuttle Time di Federasi Bulu Tangkis Libya, berbicara tentang perjalanannya di dunia bulu tangkis:
Masa Kecil Saya lahir dan dibesarkan di Benghazi dalam keluarga kelas menengah. Saya menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di sana dan mengembangkan minat dalam olahraga sejak usia muda.
Pengalaman Pertama Bermain Bulu Tangkis Saya pertama kali melihat bulu tangkis saat mengikuti pelatihan di ibu kota, Tripoli, dan olahraga itu langsung menarik minat saya. Hal yang paling membuat saya terkesan tentang bulu tangkis saat pertama kali melihatnya adalah kecepatan, kelincahan, dan tingkat koordinasi yang tinggi yang dibutuhkan antara gerakan dan teknik.
Saya mengembangkan minat yang besar terhadap olahraga ini. Saya mulai bermain dengan teman-teman dan akhirnya mengikuti pelatihan formal serta mendapatkan sertifikasi kepelatihan.
Bulu tangkis telah menjadi bagian penting dalam hidup saya, berkontribusi pada perkembangan pribadi dan profesional saya. Sekarang saya adalah pelatih bersertifikat dalam olahraga ini.
Momen-momen Tak Terlupakan di BWF Shuttle Time
Beberapa pencapaian saya yang paling menonjol di bulu tangkis meliputi partisipasi dalam turnamen lokal, memenangkan kejuaraan pertama saya sebagai pelatih, dan mengikuti kursus serta lokakarya pelatihan. Bertemu dengan pemain, pelatih, dan mentor lain merupakan sumber inspirasi yang besar; mereka membantu saya meningkatkan keterampilan dan mendorong saya untuk melanjutkan karier saya sebagai pelatih.
Bulu tangkis sangat berarti bagi saya; ini bukan hanya olahraga, tetapi juga gaya hidup. Olahraga ini telah membentuk kedisiplinan saya, meningkatkan kebugaran fisik saya, dan mengajarkan saya pelajaran berharga tentang kerja tim, ketekunan, dan kepemimpinan.
Ini juga profesi saya, karena sekarang saya adalah pelatih bersertifikat, membantu orang lain menemukan dan menikmati olahraga ini. Apa yang Membuatnya Berbeda?
Bulu tangkis berbeda dari olahraga lain karena kombinasi kecepatan, kelincahan, ketepatan, dan strategi. Olahraga ini tidak hanya membutuhkan kebugaran fisik tetapi juga pemikiran cepat, refleks yang tajam, dan koordinasi mata-tangan yang sangat baik.
Tidak seperti banyak olahraga lainnya, bulu tangkis dapat dimainkan baik secara rekreasi maupun kompetitif oleh orang-orang dari segala usia, menjadikannya serbaguna dan inklusif.
Mengembangkan Bulu Tangkis di Masyarakat Saya bekerja dengan pemain muda untuk mengajari mereka dasar-dasar, meningkatkan keterampilan mereka, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam turnamen.
Terlibat dengan komunitas sangatlah bermanfaat, karena saya telah melihat banyak anak mendapatkan kepercayaan diri, kerja sama tim, dan kecintaan terhadap olahraga ini.
Pengalaman-pengalaman ini telah memperkuat komitmen saya untuk mengembangkan bulu tangkis dan membina talenta-talenta masa depan. Dampak Waktu Penerbangan Ulang-alik BWF Shuttle Time telah membantu memperkenalkan bulu tangkis kepada masyarakat setempat, meningkatkan partisipasi, serta melatih dan memotivasi kaum muda untuk aktif dan bermain olahraga ini.
Pelajaran terbesar yang saya dapatkan dari bekerja dengan Shuttle Time adalah pentingnya kesabaran, komunikasi, dan dorongan semangat saat mengajar dan memotivasi pemain muda.
Saya juga menyadari bagaimana olahraga dapat memberikan dampak positif pada komunitas dengan membangun kepercayaan diri, kerja sama tim, dan keterampilan kepemimpinan di kalangan anak-anak.
Artikel Tag: BWF Shuttle, Shuttle time badminton, Libya
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/edisi-bwf-shuttle-time-pekan-ini-mohammed-alaqeebi-asal-libya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini