Cerita Tee Kai Wun, Akan Berbisnis Durian Jika Tak Jadi Atlet Bulu Tangkis

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 17 Sep 2026, 19:15 WIB - 77 views
Cerita Tee Kai Wun, Akan Berbisnis Durian Jika Tak Jadi Atlet Bulu Tangkis

Tee Kai Wun-Yap Roy King/[Foto:NST]

Ligaolahraga.com -

Bulu tangkis telah menjadi bagian besar dari kehidupan Tee Kai Wun sejak ia kecil, dan olahraga ini juga memberi kesempatan kepada pemain ganda putra ini untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Pemain kelahiran Melaka ini mengakui bahwa dia tidak pernah benar-benar memikirkan apa yang akan dia lakukan hari ini jika bulu tangkis tidak menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Sebagai anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga, Tee Kai Wun bisa saja mengikuti jejak ayahnya, Tee Tong Aik, yang menjalankan bengkel sepeda motor di Jasin.

Sebaliknya, ayahnya memberikan dukungan penuh kepadanya untuk mengejar mimpinya menjadi pemain bulu tangkis.

“Saya tidak pernah benar-benar memikirkan apa yang akan saya lakukan hari ini jika saya tidak bermain bulu tangkis.”

“Saya tidak terlalu pandai dalam pelajaran, jadi mungkin saya akan berjualan durian,” kata Kai Wun sambil tertawa.

“Ayah saya seorang mekanik, tetapi dia juga bermain bulu tangkis dan dialah yang memperkenalkan saya pada olahraga ini."
“Mungkin dia ingin aku bermain bulu tangkis, dan aku juga satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga.”

Namun, jalan untuk menjadi pemain nasional bukanlah jalan yang mudah.

Tumbuh dewasa di Jasin, Tee Kai Wun harus sering bepergian ke Melaka Tengah untuk berlatih di bawah bimbingan seorang pelatih yang telah melihat potensinya.

“Ketika saya masih muda, saya tinggal di desa dan ada seorang pelatih yang ingin melatih saya, tetapi tempat latihannya cukup jauh di Melaka Tengah sementara saya tinggal di Jasin.

“Tapi pelatih tidak memungut biaya apa pun dari saya,” kata Kai Wun.

Usahanya membuahkan hasil ketika ia berhasil mendapatkan tempat di Sekolah Olahraga Bukit Jalil (BJSS) pada usia 15 tahun.

Kai Wun kemudian sempat absen dari tim nasional sebelum kembali ke Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) pada usia 19 tahun, dan sejak itu ia meraih kesuksesan di panggung internasional.

Bersama Man Wei Chong, Kai Wun telah memenangkan lima gelar BWF World Tour, sementara pasangan ini mencapai peringkat tertinggi dalam karier mereka, yaitu peringkat 4 dunia, pada Desember lalu.

Bagi Tee Kai Wun, prestasi-prestasi itu menjadi lebih berarti karena apa yang telah dilalui ayahnya untuk mendukungnya di tahun-tahun awal.

“Saya senang dengan perjalanan hidup saya karena keadaan ayah saya saat itu sulit, tetapi beliau selalu mendukung saya.

“Saat saya masih kecil, Datuk Seri Lee Chong Wei adalah pemain paling sukses dan telah mencapai banyak hal.

“Mungkin ayah saya melihat bulu tangkis sebagai kesempatan bagi saya untuk mengharumkan nama dan membanggakan keluarga,” tambahnya.

Namun, Kai Wun akan memiliki pasangan yang berbeda di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yang dimulai pada hari Sabtu.

Atlet debutan Olimpiade ini akan berpasangan dengan Aaron Chia, bukan dengan pasangan tetapnya, Man Wei Chong.

Ini bukan kali pertama Kai Wun dan Aaron bermain bersama, karena sebelumnya mereka pernah berpasangan di Pesta Olahraga Malaysia (Sukma) 2018 di Perak dan sekali lagi di Final Piala Thomas di Horsens April lalu.

Artikel Tag: aaron chia, man wei chong, tee kai wun, asian games aichi-nagoya 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/cerita-tee-kai-wun-akan-berbisnis-durian-jika-tak-jadi-atlet-bulu-tangkis
77
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini